Artikel

Cara Mengatasi Diabetes Terampuh – Efektif Tuntaskan Penyakit Gula Sampai Akarnya

Posted by on December 15, 2015 in Cara Mengatasi Diabetes Melitus | 0 comments

Banyak sekali cara mengatasi diabetes yang dapat Anda temui di internet. Mulai dari cara alami sampai cara medis. Namun apakah cara-cara tersebut memberikan apa yang Anda inginkan? Jika tidak, berhati-hatilah menentukan pilihan selanjutnya. Untuk mencari cara mengatasi penyakit diabetes melitus yang paling tepat, Anda harus mendapatkan informasi secara lengkap, baik itu mengenai cara yang dilakukan maupun bukti nyata dari keampuhan cara tersebut. Sekarang ini sudah ada obat tradisional darah tinggi dan gula darah yang menjadi rekomendasi para ahli kesehatan dalam dan luar negeri, memiliki sertifikat dan hak paten atas keefektifan khasiatnya. Bagaimana caranya? Mari simak infonya secara lengkap dibawah ini Cara mengatasi penyakit diabetes melitus menggunakan prosedur medis Ada fakta penting yang sangat menarik untuk diketahui. Ternyata prosedur medis belum bisa mengatasi penyakit diabetes tipe 1 maupun tipe 2 secara tuntas dan menyeluruh . cara yang selama ini dilakukan para dokter hanya sebatas menurunkan kadar gula darah saja, yang tentunya sewaktu-waktu dapat naik kembali. 1. Prosedur medis yang dilakukan pada penderita diabetes tipe 1 Kerusakan pankreas pada penderita diabetes tipe 1 mengakibatkan insulin tidak dapat diproduksi. Berarti masalah utama dari diabetes tipe 1 terletak pada pankreasnya. Sedangkan para dokter belum menemukan cara yang tepat untuk mengatasi kerusakan pankreas tersebut. Dokter mengatasi diabetes tipe 1 menggunakan suntik insulin, untuk menurunkan gula darah dalam tubuh agar mendekati angka normal. Jadi sebenarnya, cara mengatasi diabetes tipe 1 yang dilakukan dengan prosedur medis hanya sebatas menjaga kadar gula tetap stabil tanpa mengatasi kerusakan pankreas sebagai masalah utama penyebab diabetes tipe 1 tersebut. 2. Prosedur medis yang dilakukan pada penderita diabetes tipe 2 Berbeda dengan diabetes melitus tipe 1, diabetes tipe 2 muncul karena tubuh seseorang mengalami ketidak seimbangan hormon. Hal ini menyebabkan insulin tidak dapat menempel pada dinding sel. Akibatnya kinerja insulin terhambat dan tidak maksimal. Ini juga dapat mengakibatkan kerusakan organ pankreas, karena pankreas bekerja keras untuk memproduksi insulin lebih banyak dari yang biasanya. Prosedur medis yang digunakan untuk mengatasi masalah diabetes tipe 2 ini berupa, pemberian obat yang dapat meningkatkan produktivitas dan sensitivitas insulin agar bekerja dengan baik. Para dokter juga akan menyarankan pola dan gaya hidup sehat agar dijalani para pasien diabetes. Jika kondisi pasien sangat parah dokter akan menyuntikkan insulin setiap hari. Tentu hal ini tidak akan mengatasi masalah diabetes tipe 2, karena cara yang dilakukan dokter sama sekali tidak mengarah pada masalah keseimbangan hormon. Seharusnya langkah yang diambil adalah membuat sistem hormon dalam tubuh pasien diabetes tipe 2 seimbang dan pankreas yang rusak juga diperbaiki. Bukan hanya sekedar menjaga kadar gula mendekati angka normal saja. Menghindari kebiasaan – kebiasaan berikut ini adalah solusi tepat mengatasi diabetes Seperti yang diketahui, terlepas dari faktor genetik semua penyebab diabetes melitus terletak pada kebiasaan buruk yang Anda lakukan selama ini. Kebiasaan buruk penyebab diabetes yang dimaksudkan disini adalah: • Malas berolahraga • Lebih suka memakan makanan cepat saji, makanan instan, junk food, dan makanan berlemak • Seorang perokok aktif • Suka minuman yang bersoda, alkohol, minuman berenergi dan kopi Kebiasaan-kebiasaan buruk diatas jika dilakukan terus menerus sebagai gaya hidup, maka penyakit diabetes akan sangat mudah menyerang. Jika Anda memang ingin mencari cara mengatasi diabetes salah satunya adalah dengan meninggalkan kebiasaan buruk tersebut dan menggantinya dengan pola hidup yang sehat. Pola hidup sehat yang dapat dilakukan penderita diabetes adalah: • Meluangkan waktu untuk berolahraga secara teratur dan terukur • Memilih makanan sehat, bergizi,...

read more

Golongan Obat Diabetes Melitus Beserta Fungsinya yang Biasa Diberikan Pada Penderita Penyakit Gula

Posted by on December 14, 2015 in Mengobati Diabetes | 0 comments

Sejauh ini ada 2 jenis pengobatan diabetes melitus yang banyak dianjurkan dokter kepada penderita penyakit gula. 2 jenis pengobatan tersebut berupa terapi. Terapi ini terdiri dari terapi non farmakologis dan farmakologis. Terapi farmakologis lebih pada penggunaan beberapa golongan obat diabetes melitus. Sedangkan terapi non farmakologis lebih pada pengaturan pola dan gaya hidup penderita diabetes. Jelas kedua jenis terapi pengobatan tersebut memiliki tujuan yang sama yakni menuntaskan masalah diabetes melitus. Namun apa sebenarnya fungsi dari kedua jenis terapi pengobatan tersebut dan manakah yang lebih efektif? Simak infonya secara detil dibawah ini Apa yang Dimaksud Terapi Pengobatan Non-Farmakologis Dan Apa Fungsinya? Terapi non farmakologis merupakan terapi untuk penderita diabetes yang dalam pelaksanaannya tidak menggunakan obat-obatan. Terapi ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan pada para diabetesi agar dapat menjalani hidup secara wajar dan sehat seperti orang yang normal (tidak terserang diabetes). Terapi non-farmakologis ini dilakukan dengan cara:  Mengatur pola makan yang sesuai untuk penderita diabetes  Mengatur waktu olahraga agar teratur dan terukur  Melakukan diet sehat khusus penderita yang mengalami obesitas  Menghindari minuman beralkohol dan merokok Dengan melakukan terapi non-farmakologis secara rutin dan baik, Penderita diabetes akan dapat mengontrol kadar gula darah, melawan penyakit diabetes, dan jika Anda saat ini mengonsumsi obat-obatan yang diresepkan dokter, secara perlahan namun pasti Anda akan dapat mengurangi dosis obat tersebut, bahkan bisa terlepas dari obat tersebut sehingga Anda tidak lagi mengalami ketergantungan. Apa itu Terapi Pengobatan Farmakologis? Apa Fungsinya? Dan Apa Saja Golongan Obat Diabetes Melitus yang Digunakan? Terapi farmakologis merupakan terapi untuk penderita diabetes yang dalam pelaksanaannya menggunakan obat tradisional untuk diabetes kering. Terapi ini dilakukan jika pengobatan dengan jalan terapi non-farmakologis tidak dapat menstabilkan kadar gula darah dalam tubuh. Terapi farmakologis menggunakan beberapa golongan obat diabetes melitus. Dan golongan obat-obatan ini bertujuan untuk menstabilkan gula darah. Penggunaannya pun harus sesuai dengan dosis yang dianjurkan dokter untuk masing-masing penderita. Golongan obat untuk diabetes melitus yang dimaksud adalah:  Sulfonylurea, bekerja untuk merangsang insulin yang ada dalam pankreas agar dapat keluar. Golongan obat ini diberikan kepada penderita diabetes tipe 2. Sulfonylurea tidak cocok untuk penderita diabetes tipe 1, karena mereka memiliki organ pankreas yang telah rusak sehingga tidak menghasilkan insulin lagi. Tetapi jika Anda penderita diabetes tipe 2 yang mengalami obesitas, sulfonylurea harus digunakan dengan hati-hati. Alasannya karena insulin sudah tinggi namun tidak dapat digunakan secara efektif atau biasa disebut resistensi insulin.  Binguanid,bekerja memberikan rangsangan kepada tubuh agar dapat peka terhadap insulin. Obat ini diberikan kepada penderita diabetes tipe 2 yang mengalami obesitas. Namun, obat ini juga memiliki efek samping berupa gangguan pencernaan jika digunakan. Hal ini dapat diantisipasi dengan cara mengonsumsi binguanid berdosis rendah setelah makan.  Acarbose, bekerja untuk mencegah melonjaknya kadar gula setelah makan, dengan cara memperlambat proses cerna dari karbohidrat yang akan menjadi glukosa. Acarbose tidak diberikan pada penderita gangguan pencernaan kronis, wanita hamil, dan penderita yang berusia kurang dari 18 tahun. Acarbose justru cocok untuk penderita yang memiliki kadar gula puasa lebih dari 180 mg/dl dan penderita yang suka mengonsumsi makanan berkarbohidrat tinggi.  Insulin, diproduksi sebanyak 20-60 unit setiap hari pada orang dewasa oleh sel beta pankreas. Pada pasien diabetes tipe 1 banyaknya insulin yang dibutuhkan setiap hari lebih dari 50 unit, inilah yang menyebabkan resistensi insulin. Penderita diabetes tipe 1 sangat membutuhkan insulin, insulin ini sendiri bisa didapat melalui suntikan. Proses penyuntikkan dilakukan pada area berikut...

read more

Ternyata Jenis Olah Raga untuk Penderita Diabetes Ini yang Sesuai Dan Aman Dilakukan

Posted by on December 13, 2015 in Mengatasi Diabetes | 0 comments

Olah raga untuk penderita diabetes memang sangat disarankan untuk dilakukan. Namun perlu di ingat, penderita diabetes harus pintar dalam memilih jenis obat herbal penurun gula darah tinggi dan olahraga yang sesuai dengan kondisinya saat ini. Karena, jika penderita diabetes melakukan olahraga namun tidak disesuaikan dengan kondisi kesehatannya saat ini maka akan terjadi hal yang tidak diinginkan bahkan dapat menyebabkan kondisi semakin memburuk. Untuk itu bagi para penderita diabetes berikut ini adalah jenis-jenis olahraga yang sesuai dan aman untuk dilakukan. Selengkapnya hanya ada di artikel ini Manfaat Olah Raga untuk Penderita Diabetes Olahraga buat penderita diabetes bermanfaat untuk mengontrol kadar gula berlebih dalam tubuh. Selain itu, olahraga juga dapat bermanfaat untuk membakar lemak menjadi kalori. Dengan catatan, olahraga tersebut dilakukan secara baik, teratur, benar dan terukur. Jika penderita diabetes melakukan olahraga secara teratur, terukur, baik dan benar sesuai kondisinya, maka akan membantu untuk:  Mencegah diabetes sejak dini (bagi yang sangat beresiko terserang diabetes)  Memperbaiki sensitivitas insulin  Menurunkan tekanan darah tinggi  Mengurangi kolesterol jahat (LDL)  Mengurangi resiko penyakit jantung  Mengurangi kebutuhan obat  Menurunkan berat badan Tetapi tidak semua penderita diabetes melitus dapat melakukan aktivitas olahraga. Salah satunya yaitu penderita diabetes tipe 2 yang tidak menggunakan insulin. Jika penderita diabetes tipe 2 tersebut melakukan aktivitas olahraga maka akan beresiko mengalami cedera minimal. Beberapa Faktor Penting yang Perlu Diperhatikan Penderita Diabetes Sebelum Melakukan Olaharaga 1. Frekuensi Merupakan banyaknya aktivitas olahraga yang perlu dilakukan perminggu. Sebenarnya olah raga untuk penderita diabetes harus dilakukan secara teratur. Namun untuk penderita diabetes yang mengalami obesitas perlu melakukan olahraga setiap hari agar pemakaian kalori dapat dimaksimalkan untuk membantu menurunkan berat badan. 2. Intensitas Merupakan lamanya waktu yang diperlukan penderita diabetes dalam melakukan olahraga. Penderita diabetes melitus dianjurkan untuk melakukan latihan ringan hingga sedang agar dapat mencapai denyut nadi 50% – 75% denyut nadi maksimal. Hal ini ditujukan untuk memperbaiki sistem kardiorespirasi dan metabolisme. Adapun cara menghitung denyut nadi Anda adalah:  Usia 40 tahun Maka denyut nadi maksimal yang Anda miliki adalah 220 – 40 = 180. Berarti Anda harus berlatih dengan intensitas 50 – 75% dari 180. Ini artinya 90 – 135 denyut nadi per menit atau sekitar 22 – 34 denyut nadi per 15 detik. Pengukuran denyut nadi dilakukan sebanyak 3 kali, sebelum latihan, sesudah melakukan pemanasan, dan sesudah melakukan pendinginan. 3. Durasi Merupakan lamanya latihan dalam satu sesi. Waktu idealnya sekitar 20 menit hingga 60 menit. Namun bagi pemula cukup 10 menit saja setiap latihan. Khusus bagi pederita diabetes yang mengalami obesitas durasi latihan harus mencapai 60 menit. 4. Jenis Latihan Merupakan jenis olah raga untuk penderita diabetes yang dianjurkan. Jenis-jenis olahraga yang dianjurkan antara lain:  Jalan kaki  Aerobik  Renang  Sepeda  Senam Jenis olahraga buat penderita diabetes yang boleh dilakukan dan sangat dianjurkan Pilihlah jenis olahraga yang iramanya teratur agar oksigen yang di pakai dan energi yang dibakar pun teratur. Olahraga yang termasuk memiliki irama teratur adalah aerobik. Berikut adalah jenis olahraga yang termasuk ke dalam aerobik:  Jogging  Bersepeda  Jalan cepat  Berenang  Senam  Dan dansa aerobik Tidak hanya itu ketika Anda melakukan aktivitas dirumah seperti menyapu, mengepel lantai, berkebun atau mencuci mobil juga termasuk olahraga. Ada Juga Jenis Olah raga yang Tidak Dianjurkan untuk Penderita Diabetes Sebaiknya jangan pilih olahraga yang memiliki ritme tidak beraturan dan intensitasnya sulit...

read more

Menu Makanan Sehat untuk Diabetes Melitus yang Sangat Tepat Dan Aman

Posted by on December 12, 2015 in Makanan Dan Nutrisi | 0 comments

Memilih makanan sehat untuk diabetes haruslah sangat selektif. Banyak dokter menyarankan untuk menjalani cara cepat menurunkan gula darah tinggi dan selalu menjaga pola makan agar tubuh tetap sehat dan kadar gula darah tetap stabil. Makanan adalah hal yang sangat penting diperhatikan, karena dari makananlah sebagian sumber penyakit datang. Jika makanan yang kita makan tercemar bakteri maka bakteri akan dengan mudah masuk ke dalam tubuh kita, makanan yang sehat pun jika diolah dengan cara yang tidak benar akan menjadi sumber penyakit, apalagi jika Anda sangat suka memakan junk food itu akan sangat merugikan Anda dikemudian hari. Maka dari itu sangatlah penting bagi para penderita penyakit gula memilih makanan sehat untuk diabetes melitus yang tepat dan aman. Seperti apakah makanan sehat untuk penderita diabetes yang dimaksud? Mari kita simak selengkapnya disini Bagaimana pola makan sehat untuk penderita diabetes? Makanan untuk penderita diabetes sebaiknya di berikan 3 kali sebagai makanan utama dan 3 kali sebagai kudapan dengan jarak 3 jam sekali. Mengapa demikian? Perlu diketahui bahwa penderita diabetes sangat disarankan untuk makan dengan porsi sedikit tapi sering, dari pada makan dengan porsi banyak tapi jarang. Hal ini baik dilakukan untuk menjaga kadar gula darah di dalam tubuh tetap stabil. Untuk buah-buahan penderita diabetes lebih baik mengonsumsi buah yang tingkat kemanisannya tidak terlalu tinggi, misalnya: kedondong, pisang, semangka, atau pepaya. Untuk sayurannya penderita diabetes bisa memilih sayuran dengan kalori rendah, misalnya: bayam, kangkung, daun singkong, atau rebung. Apakah boleh ngemil diantara waktu makan? Boleh saja, tetapi camilan yang dikonsumsi harus berserat rendah agar tidak membebani kinerja pankreas. Dan yang terpenting berhati hatilah dalam memilih camilan, agar kadar gula dalam tubuh tetap stabil dan mencegah terjadinya lonjakan kebutuhan insulin. Makanan sehat untuk diabetes yang baik untuk dikonsumsi Ada beberapa makanan sehat yang baik dikonsumsi penderita diabetes melitus. Apa saja makanan sehat untuk diabetes yang dimaksud? Mari kita lihat dibawah ini:  Selai kacang Memiliki manfaat yang luar biasa untuk menstabilkan kadar gula darah. Namun kandungan kalorinya juga sangat tinggi, jadi batasilah pengonsumsiannya. Lebih baik Anda memilih selai kacang tanpa gula.  Coklat hitam Memiliki kandungan flavonoid cukup tinggi yang sangat bermanfaat dalam mengatasi berbagi penyakit. Diantaranya: menjadi penyeimbang kolesterol HDL dan LDL, mengurangi resiko terkena penyakit jantung, dan menstabilkan tekanan darah. Pilihlah dark coklat dengan kandungan gula rendah. Ingat, tetap batasi pengonsumsiannya.  Ikan salmon Memiliki banyak kandungan protein dan kaya akan kandungan omega 3. Sangat bermanfaat untuk penderita diabetes, juga sebagai penurun resiko terserang penyakit jantung, dapat juga meningkatkan kepekaan sel terhadap insulin, mengurangi peradangan, cocok untuk anda yang sedang melakukan diet diabetes karena dapat menurunkan berat badan, bermanfaat juga untuk menjaga kepadatan gigi dan tulang karena kandungan vitamin D di dalamnya.  Ikan tuna Hampir sama dengan ikan salmon, tuna adalah sumber protein yang berguna bagi penderita diabetes karena bebas dari lemak jahat. Mengandung omega 3 yang bermanfaat merangsang sel agar peka terhadap insulin dan baik dikonsumsi untuk mengurangi resiko terserang penyakit jantung.  Kacang polong Memiliki banyak kalsium dan serat di dalamnya, berguna untuk mengurangi resiko terserang kolesterol, menstabilkan tekanan darah, dan menurunkan berat badan secara alami. Ini sangat cocok sekali dikonsumsi penderita diabetes yang mengalami kelebihan berat badan (obesitas).  Susu Memiliki banyak kandungan vitamin D dan kalsium yang tinggi. Baik untuk masa pertumbuhan dan kepadatan tulang. Kandungan vitamin D di dalamnya mampu menekan resiko diabetes pada perempuan sebesar 33%. Ingat,...

read more

Cara Pencegahan Penyakit Diabetes Melitus Terhadap Tubuh Anda Sesuai Dengan Tipenya

Posted by on December 11, 2015 in Mengatasi Diabetes | 0 comments

Pencegahan penyakit diabetes perlu dilakukan sedini mungkin. Mengapa demikian? Sebab jika pencegahan diabetes terlambat dilakukan maka penyakit diabetes akan memperburuk kondisi kesehatan secara cepat tanpa Anda sadari. Maka dari itu pencegahan terhadap penyakit diabetes sedini mungkin sangat perlu dilakukan. Jangan lagi menunggu diabetes datang menghampiri Anda, sediakanlah payung sebelum hujan. Berikut beberapa pencegahan diabetes sesuai dengan tipenya yang dapat dilakukan: Pencegahan Penyakit Diabetes Tipe 1 Diabetes tipe 1 terjadi akibat sel pankreas penghasil insulin tidak dapat melakukan tugasnya untuk memproduksi insulin yang mencukupi kebutuhan tubuh, sehingga terjadilah peningkatan kadar gula darah. Jadi untuk mencegah timbulnya penyakit diabetes tipe 1 dibutuhkan cara menurunkan gula darah dengan cepat dan aman secara ketat. Sekarang di negara-negara maju yang memiliki tingkat kasus diabetes tipe 1 sangat tinggi, sudah dilakukan cara pencegahan penyakit diabetes tipe 1 sedini mungkin. Caranya dengan melakukan pemeriksaan DNA atau biasa disebut test DNA pada anak-anak, dengan begitu akan diketahui ciri-ciri anak yang mudah terkena diabetes secara genetik. Jika memang anak tersebut terbukti mudah terkena diabetes melitus maka akan diberi vaksin pencegahan infeksi virus yang berakibat pada kerusakan pankreas, atau diberi obat nicotinamide agar sel beta pankreas terlindungi. Namun ada juga beberapa obat lain seperti steroid atau cytotoxic yang berguna untuk menghambat proses otoimun. Pencegahan Penyakit Diabetes Melitus Tipe 2 Untuk proses pencegahan penyakit diabetes tipe 2 tergolong mudah, sebab faktor dan resikonya sudah diketahui terlebih dulu. Diabetes melitus tipe 2 sangat identik muncul pada orang yang mengalami obesitas. Jadi bagi Anda yang ingin mencegah kemunculan diabetes tipe 2 Anda harus menghindari kebiasaan buruk yang menyebabkan munculnya penyakit tersebut yakni obesitas. Bagaimana cara mencegah kemunculan penyakit diabetes tipe 2 dan menghindari obesitas? Berikut adalah tips mencegah kemunculan diabetes tipe 2 dan menghindari obesitas, 1. Berat badan harus tetap ideal 2. Olahraga secara teratur 3. Atur pola makan dengan memilih menu yang rendah kalori 4. Body mass index (BMI) diturunkan mencapai 20-25 Jika Anda berhasil menjaga berat badan tetap ideal dengan memenuhi tips diatas, berarti Anda sudah turut melakukan pencegahan terhadap munculnya diabetes tipe 2 dan juga penyakit jantung. Mencegah Munculnya Diabetes Pada Ibu Hamil (Gestasional Diabetes) Seorang ibu hamil bisa terserang diabetes melitus meskipun sebelum masa kehamilan ia tidak menderita diabetes ataupun memiliki riwayat keluarga yang menderita diabetes. Diabetes gestasional menyerang ibu hamil yang memiliki kadar gula tinggi dan hal ini bisa berpengaruh pada janin yang di kandungnya. Ketika dilahirkan bayi tersebut akan memiliki berat badan abnormal yakni lebih besar dari ukuran normal bayi baru lahir. Untuk pencegahan penyakit diabetes gestasional ini sendiri dapat dilakukan dengan serutin mungkin memeriksakan kadar gula darah saat pergi ke dokter spesialis kandungan. Memeriksakan kadar gula darah untuk penderita diabetes gestasional sangat baik dilakukan pada usia kehamilan minggu ke-8 sampai ke-10. Namun jika seorang ibu hamil dapat mengontrol kadar gula darahnya dengan baik, maka tak ada yang perlu dikhawatirkan pada saat menjalani masa kehamilan dan proses persalinan. Semuanya akan berjalan lancar tanpa ada hambatan. Bagaimana Kalau Mencegah Diabetes Pada Lansia? Diusia yang semakin bertambah tua atau biasa disebut lansia, sebagian besar orang mengalami berbagai macam gangguan kesehatan. Berbagai macam penyakit kronis menyerang dan tak terkecuali diabetes melitus. Bagaimana hal ini bisa terjadi? Hal ini bisa terjadi sebab pada lansia sistem kekebalan tubuh sudah tidak se-prima waktu masih muda. Sistem imun pada tubuh lansia sudah tidak lagi bisa melawan penyakit yang menyerang tubuhnya. Untuk kasus lansia...

read more

Obat Alami Diabetes Terbaru: Bukan Hanya Mencegah Komplikasi, Tapi Juga Ampuh Mengatasi Diabetes Dan Komplikasinya Secara Tuntas

Posted by on December 10, 2015 in Mengobati Diabetes Secara Alami | 0 comments

Dizaman yang serba modern sekarang ini banyak bermunculan penyakit-penyakit yang datangnya tanpa bisa diduga. Dan salah satunya adalah penyakit diabetes melitus. Penyakit yang menyerang penderitanya secara diam-diam ini membuat kebanyakan orang mengalami stres, depresi, bahkan sampai meninggal. Tanpa mereka ketahui penyakit tersebut sudah menggerogoti tubuhnya hingga menyebabkan datangnya penyakit kronis lain (komplikasi). Untuk itu di artikel bagian keempat kami akan membahas cara mencegah komplikasi diabetes dan juga cara mengatasi diabetes dengan komplikasinya secara tuntas. Dapatkah Komplikasi Diabetes Dicegah? Ya, ada peluang yang sangat besar untuk mencegah munculnya komplikasi diabetes. Dan berikut cara-cara terampuh mencegahnya: 1. Kontrol Kadar Gula Dengan Baik Dengan melakukan olahraga teratur dan sesuai kondisi, mengatur pola makan sehat, dan meminum obat yang di berikan dokter 2. Kontrol Tekanan Darah Dengan Baik 3. Menjaga Berat Badan Ideal Dengan olahraga dan pengendalian pola makan yang teratur 4. Kurangi Mengonsumsi Makanan Tidak Sehat Misalnya makanan berlemak tinggi (gorengan, daging berlemak, cake) dan juga makanan berkolesterol tinggi 5. Hindari Merokok , Meminum Alkohol, dan Mengonsumsi Narkoba 6. Dan yang paling penting, Lakukan Pemeriksaan Kadar Gula Secara Teratur. Dan Deteksi Lebih Dini Adanya Komplikasi yang Akan Timbul Bukan Hanya Ampuh Mencegah Komplikasi Diabetes, Ternyata Obat Alami Berkhasiat Ini Sangat Efektif Mengatasi Diabetes Berikut Komplikasinya Secara Tuntas! Ya, Anda tidak sedang bermimpi ketika membaca judul diatas. Ratusan bahkan ribuan ahli medis yang telah melakukan penelitian selama bertahun-tahun akhirnya berhasil menemukan salah satu senyawa yang sangat bermanfaat bagi penderita diabetes, yaitu iridoid/proxeronine. Senyawa bermanfaat tersebut hanya ada di dalam buah noni Tahiti. Beberapa manfaat dari senyawa tersebut, diantaranya: • Memperbaiki dan memperbarui sel tubuh yang sudah mati agar dapat berfungsi dengan baik lagi • Menyeimbangkan sistem hormonal tubuh agar insulin melakukan kinerjanya dengan maksimal • Meregenerasi sel beta pankreas agar insulin yang dihasilkan oleh pankreas mencukupi untuk menstabilkan kadar gula Dari hasil penemuan inilah para ahli ternama kemudian menciptakan penemuan baru berupa Jus Tahitian Noni obat herbal penurun kadar gula darah alami berkhasiat tinggi yang bukan hanya mampu mencegah komplikasi diabetes tapi juga sangat efektif mengatasi diabetes berikut komplikasinya secara tuntas. Jus Tahitian Noni telah masuk ke dalam resep obat yang boleh direkomendasikan dokter kepada pasiennya yaitu Physician Desk Reference. Dan sebagai satu-satunya obat 100% alami yang dapat masuk kedalamnya. Jus Tahitian Noni berhasil mendapatkan sertifikat hak paten atas khasiatnya yang luar biasa juga sertifikat halal dari Amerika (IFANCA) dan yang paling penting Jus Tahitian Noni ini telah terdaftar di BPOM sebagai cairan obat dalam. Jika anda benar-benar ingin mencegah komplikasi diabetes atau bahkan mengatasi diabetes dan komplikasinya sekaligus secara tuntas, lakukan cara pencegahan diatas dan minumlah Jus Tahitian...

read more

Beberapa Hal yang Sangat Rawan Dialami Oleh Penderita Diabetes

Posted by on December 9, 2015 in Akibat Diabetes | 0 comments

Bagi Anda para penderita diabetes melitus sangat rawan sekali mengalami masalah kesehatan lain yang semakin memperparah kondisi tubuh Anda. Untuk itu di artikel bagian ketiga ini akan membahas beberapa hal yang sangat rawan dialami oleh penderita diabetes. baca secara detail artikel ini untuk menemukan jawabannya. Ternyata Penderita Diabetes Melitus Rawan Terkena Stroke. Benarkah? Yang sebenarnya terjadi adalah memang diabetes melitus merupakan faktor penyebab munculnya penyakit stroke. Namun tak hanya diabetes saja, hipertensi merupakan awal penyebab seseorang terserang stroke. Jadi jika anda seseorang yang mengalami hipertensi, diabetes, obesitas, kolesterol LDL tinggi, dan seorang perokok Anda akan sangat beresiko terserang stroke. Stroke terjadi akibat banyaknya penumpukan radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh dan menimbulkan aterosklerosis. Dengan adanya diabetes akan dengan mudah terjadi komplikasi berupa pendarahan pada bagian pembuluh darah otak yang akan menyebabkan seseorang mengalami stroke disertai pendarahan. Data dari hasil penelitian menyebutkan, jika kadar gula darah seseorang berada diatas 200 mg/dl akan sangat meningkatkan resiko pendarahan sebesar 25%. Hal-Hal yang Harus Dimiliki Penderita Diabetes Agar Tidak Terserang Stroke • Kadar kolesterol jahat (LDL) dibawah 100 mg/dl • Kadar kolesterol baik (HDL) diatas 40 mg/dl • Tekanan darah dibawah 130/80 mmHg • HbA1c dibawah 7% • Trigliserida dibawah 150 mg/dl Penderita Diabetes Juga Rawan Mengalami Luka Memborok Di kaki Penderita diabetes memanglah sangat rentan terserang masalah kaki. Dan sejauh ini ada 2 masalah kaki yang sering di alami penderita diabetes, yaitu: – Borok, kulit atau lapisan lendir yang mengalami kerusakan akibat peradangan dan infeksi. Biasanya membentuk luka menyerupai kawah. – Gangren, adanya beberapa jaringan pada kaki yang mengalami kematian fungsi dan berujung pada pembusukan. Hal ini disebabkan oleh beberapa jaringan yang kehilangan pasokan darah ataupun terinfeksi. Selain itu, adanya rasa kebas pada daerah kaki merupakan sesuatu yang berbahaya. Alasannya, jika penderita mengalami rasa kebas di kaki, ia tidak akan dapat merasakan bahwa kakinya sedang terluka ataupun mengalami infeksi sehingga tidak dilakukan penanganan. Infeksi sendiri bisa menyebabkan munculnya borok, jika tidak segera dirawat atau di atasi dengan obat tradisional diabetes basah dengan benar borok tersebut bisa menjadi gangren. Oleh karena itu, menjaga kebersihan kaki sangat penting untuk dilakukan. Penyakit Diabetes Juga Dapat Menurunkan Fungsi Seksual Pria Dan Wanita Faktanya sekitar 3% penderita diabetes pria mengalami penurunan fungsi seksual. Adapun sebabnya adalah: • Ketidakmampuan Mencapai Ereksi Seperti yang diketahui penyakit pembuluh darah sangat sering menyerang penderita diabetes. Dan yang terjadi pada pria penderita diabetes salah satunya adalah kekuatan ereksi yang berkurang sebagai akibat dari banyaknya penumpukan lemak pada dinding pembuluh darah penis. • Ketidaknyamanan yang Dirasakan Oleh Tubuh Tentu tubuh yang merasa tidak nyaman akan menurunkan gairah seksual. Masalah ini terjadi akibat penderita diabetes tidak dapat mengontrol kadar gulanya dengan benar. • Infeksi Jamur Pada Ujung Penis Sangat sering diderita pada pria penderita diabetes. hal ini tentu menurunkan gairah seksual Penurunan Fungsi Seksual Pada Wanita Beberapa wanita penderita diabetes mengalami kondisi kondisi tidak normal seperti: • Tidak terjadi menstruasi • Tidak mampu hamil • Tidak terjadi ovulasi • Tumbuhnya rambut pada bagian tubuh seperti pria Terjadinya infeksi juga melanda wanita penderita diabetes yakni, infeksi jamur. Infeksi yang parah inilah yang nantinya akan mengganggu fungsi seksual. Maka dari itu rajinlah mengontrol kadar gula Anda agar stabil dan lakukan perawatan pada daerah yang sangat rentan terserang penyakit lain selain...

read more

Fakta: Ternyata Bahaya Diabetes Melitus Bisa Menyebabkan Komplikasi yang Mematikan

Posted by on December 8, 2015 in Akibat Diabetes | 0 comments

Bahaya diabetes merupakan pembahasan bagian kedua setelah membahas komplikasi dan akibatnya. Di artikel ini kami akan mengupas secara tuntas beberapa penyakit mematikan yang disebabkan oleh diabetes. Bahaya penyakit diabetes memang sudah banyak diketahui orang. Namun tahukah anda jika bahaya diabetes melitus yang paling membahayakan adalah timbulnya komplikasi penyakit lain? Jika anda sudah mengetahui sekilas atau belum sama sekali mari simak informasi detailnya hanya di artikel ini. Komplikasi Kronis Penyakit Diabetes Secara umum komplikasi kronis diabetes sering ditemukan atau terjadi pada ginjal, jantung, peredaran darah, mata, saraf bahkan kulit. Hal ini terjadi akibat kebanyakan dari penderita diabetes tidak menyadari bahwa dirinya sedang mengidap diabetes. alhasil penderita tidak melakukan upaya-upaya seperti merubah gaya hidup dan mengontrol asupan gula. Ketika terjadi seperti ini bahaya diabetes yang akan muncul pertama kali adalah meningkatnya kadar gula darah. Dari sinilah awal semua komplikasi penyakit kronis itu muncul. Komplikasi pada penderita diabetes tidak bisa dianggap sepele. Sangat berbahaya, oleh karena itu penderita diabetes sangat diwajibkan mengetahui cara mengatasi gula darah mengontrol kadar gula darahnya secara ketat. Apa saja komplikasi kronis yang merupakan bahaya diabetes? Bahaya Diabetes Dapat Menimbulkan Komplikasi Penyakit Jantung Seperti yang sudah dijelaskan diatas, diabetes dapat menyebabkan komplikasi kronis berupa gangguan pada organ jantung dan pembuluh darah. Berikut beberapa gangguan jantung yang dipicu oleh diabetes: • Mendapatkan serangan jantung ( acute myocardial infarction) • Penyakit jantung koroner • Nyeri dada (angina) • Hipertensi Penyebab beberapa gangguan jantung diatas adalah adanya penumpukan lemak pada dinding pembuluh darah yang rusak akibat penyakit diabetes. adanya penumpukan lemak ini akan berakibat pada tersumbatnya aliran darah yang menuju ke jantung. Dan sudah dapat dipastikan tekanan darah akan segera melonjak naik secara drastis. Perlu diketahui jika hambatan lemak ini terjadi pada bagian pembuluh darah otak, maka munculnya penyakit stroke pun tidak dapat dihindari. Macam-Macam Keluhan atau Gejala Penyakit Jantung: • Nyeri dada • Sakit kepala • Berkeringat banyak • Sesak napas • Detak jantung cepat Khusus untuk gejala nyeri di dada, hal ini bisa juga tidak dirasakan para penderita. Alasannya karena saraf yang bertugas menghantarkan rasa nyeri mengalami kerusakan. Inilah yang terkadang membuat para ahli medis salah mendiagnosis. Penyakit jantung koroner (PJK) merupakan penyakit jantung paling terkenal. PJK disebabkan oleh adanya pembuluh darah koroner yang tidak bisa mensuplai darah ke otot jantung akibat adanya penyumbatan. PJK sering terjadi pada penderita diabetes tipe 2, namun sekarang PJK juga bisa menyerang penderita diabetes tipe 1 yang mayoritas penderitanya berusia muda bahkan kanak-kanak. Beberapa Faktor Timbulnya PJK Pada Penderita Diabetes • Hipertensi • Kolesterol • Obesitas • Pengkonsumsi rokok dan alkohol • Gula darah tidak terkontrol Selain Penyakit Jantung, Ternyata Komplikasi Diabetes Juga Berakibat Pada Kerusakan Ginjal (Nephropathy). Bahaya penyakit diabetes ternyata bisa menjadi pemicu penyakit gagal ginjal yang paling sering. Kerusakan pada organ ginjal tidak dapat diobati, obat disini hanya berfungsi untuk menghambat kerusakan ginjal supaya tidak semakin parah. Untuk mengatasi gagal ginjal yang sudah parah, hanya dilakukan dengan cara cuci darah ataupun upaya cangkok hati yang tentunya sangat mahal biayanya. Namun resiko gagal ginjal masih dapat dicegah dengan melakukan pengontrolan glukosa dan tekanan darah secara ketat. Yang paling penting tentunya mengatur dan menjalani pola makan sehat. Bahaya Diabetes Juga Menyebabkan Kerusakan Mata Jika anda sudah mengalami komplikasi gagal ginjal parah, biasanya kerusakan mata akan muncul dan terjadi secara bersamaan. Kerusakan pada mata atau retinopati ini dapat dipastikan dengan cara mendeteksi adanya...

read more

Mengupas Tuntas Masalah Komplikasi Akut Diabetes, Pengertian Hiperglikemia, Hipoglikemia dan DHS

Posted by on December 7, 2015 in Informasi DM | 0 comments

Sampai saat ini banyak dari orang-orang yang belum mengetahui komplikasi akut diabetes, pengertian hiperglikemia, hipoglikemia dan DHS. Padahal semua itu sangat penting untuk diketahui secara detail. Jika membahas penyakit diabetes tidak akan pernah ada habisnya. Oleh sebab itu artikel ini akan dibagi menjadi 4 bagian diantaranya: komplikasi dan akibatnya, komplikasi kronis diabetes, penderita diabetes rawan terhadap beberapa hal, dan cara mencegah komplikasi Nah, untuk pembahasan pada artikel pertama kami akan mengupas secara tuntas masalah komplikasi akut diabetes, pengertian dari hiperglikemia, hipoglikemia dan DHS. Untuk mengetahui lebih detailnya baca artikel ini sampai selesai. Definisi Komplikasi Akut Diabetes Komplikasi akut diabetes disebabkan oleh keadaan kadar gula yang terlalu tinggi atau hiperglikemia dan kadar gula darah terlalu rendah atau hipoglikemia. Gejala tersebut terjadi secara mendadak dan termasuk parah. Secara umum komplikasi akut diabetes terjadi pada beberapa bagian tubuh seperti kaki, kulit mulut, alat kelamin atau saluran kencing. Untuk kasus ini penderita diwajibkan pergi ke dokter agar segera dilakukan penanganan. Pengertian Hipoglikemia Adalah Hipoglikemia adalah keadaan dimana kadar gula darah dalam tubuh terlalu rendah dari batas normal yaitu dibawah 60 mg/dl. Akibatnya akan jadi sangat berbahaya jika tidak segera ditangani. seseorang yang bergantung pada suntik insulin, meminum obat anti diabetes, tidak makan atau terlambat makan, juga melakukan aktivitas olahraga yang berlebihan akan sangat beresiko mengalami hipoglikemia. Untuk menghindari keadaan hipoglikemia Anda harus melakukan hal-hal dibawah ini: • Mengatur waktu makan, hal ini dilakukan untuk mengimbangi suntikan insulin. Jadi jangan sampai Anda menyuntikkan insulin sebelum makan. Hal ini juga berlaku untuk Anda yang mengonsumsi obat antidiabetes sulfonylurea. Saran para ahli, makanlah sebanyak 3 kali dalam 1 hari ditambah camilan diantara jam makan utama. Camilan ini untuk menambah kalori agar mencukupi kebutuhan tubuh. Pilihlah camilan yang sehat seperti, buah segar dan sayuran segar atau setengah matang. Jangan mengonsumsi kue atau makanan lain yang mengandung lemak jenuh. • Olahraga secara teratur untuk membakar lemak didalam tubuh. Untuk olahraga pilihlah yang sesuai dengan kondisi dan dosis obat supaya gula tetap terkontrol (normal). Selama satu minggu disarankan untuk melakukan olahraga jalan cepat sebanyak 3 kali selama 30 menit – 1 jam. Tetapi bagi Anda yang melakukan olahraga lebih dari waktu diatas, barengi juga dengan memeriksakan kadar gula secara rutin. Keluhan hipoglikemia digolongkan menjadi 2 kategori, diantaranya: 1. Gangguan fungsi intelektual: sakit kepala, pandangan kabur, lelah berkepanjangan, bahkan koma. Semua gejala ini diakibatkan oleh otak yang kekurangan energi. 2. Gejala fisik: denyut nadi semakin cepat, jantung berdebar dengan kuat, keluar keringat dingin, dan merasakan lapar setiap saat. Penyebabnya timbul akibat efek dari diproduksinya hormon adrenalin yang membuat kadar gula darah meningkat. Anda bisa menandai semua gejala diatas sebagai berikut: • Kadar gula darah 40-55 mg/dl: keringat dingin, sering lapar, gemetar, pandangan kabur • Kadar gula darah kurang dari 40 mg/dl: berasa mabuk, mengantuk, sulit berbicara • Kadar gula darah 20 mg/dl: kejang, pingsan, koma, dan meninggal Pertolongan pertama yang dapat dilakukan adalah • Mengonsumsi minuman manis (jus buah) • Makanan berkarbohidrat (biskuit manis) Jika anda sudah melakukannya dan dalam 15 menit tidak ada efek yang positif, segera periksakan diri Anda ke rumah sakit. Sebab kerusakan jaringan otak permanen yang tidak segera ditangani akan berakibat fatal. Para dokter Amerika menganjurkan penderita diabetes tipe 1 untuk selalu membawa bekal permen dan biskuit. Nah, berikutnya kami akan membahas pengertian hiperglikemia Pengertian Hiperglikemia Pengertian hiperglikemia adalah keadaan kadar gula darah yang terlalu tinggi...

read more

Info Penting: Ketahui Lebih Dini Tanda Tanda Dan Gejala Penyakit Gula Darah Sebelum Terlambat!

Posted by on December 5, 2015 in Gejala Kencing Manis | 0 comments

Gejala penyakit gula memang diakui sangat sulit untuk di tebak. Hal ini dikarenakan gejala timbulnya penyakit gula atau diabetes bukanlah gejala yang terlalu istimewa dan cenderung biasa biasa saja seperti tidak menunjukkan bahwa penderitanya mengidap penyakit parah dan mematikan ini. Pada umumnya penderita penyakit gula darah tidak mengetahui bahwa dirinya menderita penyakit mematikan ini. Sampai tiba-tiba mengalami komplikasi yang parah barulah ketahuan jika dirinya sedang menderita penyakit diabetes. Lantas bagaimana cara mengenali tanda tanda gejala penyakit gula darah jika gejalanya saja tidak terlalu istimewa dan sulit ditebak? Untuk mengetahui jawabannya simak secara teliti artikel ini! Gejala Penyakit Gula yang Wajib Anda Perhatikan Jika saat ini anda sedang khawatir dan bertanya-tanya apakah anda termasuk seseorang yang terjangkit penyakit gula darah atau tidak, ketahuilah terlebih dahulu gejala penyakit gula berikut dan perhatikan atau cocokkan dengan kondisi Anda saat ini Tanda tanda gejala penyakit gula darah, diantaranya: • Buang air kecil dengan intensitas yang tidak wajar (keseringan) • Mudah merasakan haus meskipun sudah berkali-kali minum • Penglihatan terganggu (terasa kabur) • Penurunan berat badan terus menerus secara drastis tanpa sebab yang pasti • Terlalu sering mengalami infeksi dan gatal gatal di bagian kulit Beberapa tanda atau gejala gejala yang sudah disebutkan diatas termasuk dalam kategori hiperglikemia atau kadar gula darah yang tinggi. Maksudnya disini jika kadar gula darah dalam tubuh anda terlalu tinggi (hiperglikemia) Anda akan mengalami gejala-gejala yang sudah disebutkan diatas. Selain hiperglikemia atau kadar gula darah tinggi, Anda juga dapat mengalami kadar gula yang terlalu rendah yang biasa disebut hipoglikemia. Adapun gejala penyakit gula darah dengan kadar gula terlalu rendah diataranya: • Mudah merasakan lapar meskipun sudah makan berkali-kali • Terlalu sering mengalami perasaan gelisah • Banyak mengeluarkan keringat, padahal tidak melakukan aktivitas berat • Badan gemetar • Tingkat kesadaran mulai menurun Sekarang giliran Anda sendiri yang mengenali kondisi kesehatan tubuh Anda. Apakah Anda memiliki kadar gula darah terlalu tinggi (hiperglikemia) atau kadar gula darah terlalu rendah (hipoglikemia) ? untuk mengetahuinya segara periksakan kadar gula darah Anda ke dokter. Sebab hiperglikemia dan hipoglikemia sama – sama berbahaya. Mengapa Sangat Sulit Mengenali Penyakit Gula Darah Hanya Dari Gejalanya Saja? Seperti yang disinggung diatas, gejala penyakit gula merupakan keluhan yang bersifat biasa tidak ada gejala dan tanda istimewa sebagai acuan khusus. Diketahui dari beberapa hasil penelitian, bahkan banyak dari penderita diabetes cenderung tidak memperlihatkan tanda tanda dan gejala sama sekali. Sebagai contoh, dari jutaan pengidap diabetes melitus di Amerika tidak menyadari bahwa mereka mengidap penyakit mematikan ini. Parahnya lagi, mereka mengetahui bahwa dirinya sedang mengidap diabetes atau penyakit gula ketika sudah terjadi komplikasi yang parah. Oleh karena itu, Anda diwajibkan memfokuskan diri kepada faktor resiko penyakit gula darah. Tujuannya supaya Anda bisa mencegah diri dari penyakit diabetes. Inilah Beberapa Faktor Resiko yang Wajib Diwaspadai • Mengalami obesitas atau kelebihan berat badan (tanda mengalami diabetes tipe 2), atau mengalami penurunan berat badan secara terus menerus tanpa sebab yang pasti (tanda mengalami diabetes tipe 1) • Mengalami tekanan darah tinggi (hipertensi) • Memiliki kadar kolesterol LDL dan trigliserida yang tinggi • Berusia lanjut (lansia) Tunggu apalagi, sekarang saatnya Anda pergi ke rumah sakit atau laboratorium untuk mengecek kondisi kesehatan Anda. Dan segeralah memeriksakan kadar gula darah Anda jika memang mempunyai salah satu atau bahkan beberapa faktor resiko dan gejala penyakit gula diatas. Setelah itu, carilah metode pengobatan penyakit gula darah yang sudah terbukti aman...

read more