Artikel

Makanan Apa yang Cocok Digunakan Sebagai Pengganti Nasi Untuk Penderita Diabetes?

Posted by on June 27, 2015 in Makanan Dan Nutrisi | 0 comments

Asupan karbohidrat yang berlebihan memang sangat berbahaya bagi penderita diabetes melitus, karena itulah sebaiknya penderita diabetes harus mencari pengganti nasi. Nasi adalah salah satu makanan yang mengandung karbohidrat sederhana. Karbohidrat sederhana adalah karbohidrat yang paling cepat diproses di dalam tubuh. Karena waktu prosesnya yang relatif cepat, maka karbohidrat sederhana cenderung dapat meningkatkan kadar gula di dalam darah. Selain nasi, makanan yang mengandung karbohidrat sederhana adalah roti. Karena itu, roti juga bukan merupakan pengganti nasi yang tepat. Lalu bagaimanakah cara cepat untuk menurunkan gula darah agar mencegah lonjakan kadar gula di dalam darah? Makanan apa saja yang sebaiknya dipilih sebagai pengganti nasi oleh penderita diabetes melitus? Temukan jawabannya di artikel ini.   Solusi Mengatasi Masalah Lonjakan Kadar Gula Darah Akibat Makanan Karbohidrat Meskipun makanan yang mengandung karbohidrat sebenarnya cukup berbahaya bagi penderita diabetes melitus, namun bukan berarti penderita diabetes tidak perlu memakan makanan yang mengandung karbohidrat. Karbohidrat merupakan kandungan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Karena tubuh akan mendapatkan energi dari kandungan karbohidrat tersebut. Mengurangi porsi makanan berkarbohidrat justru dapat menyebabkan tubuh menjadi lemas dan juga lesu. Oleh sebab itu, solusi untuk mencegah terjadinya lonjakan kadar gula darah adalah dengan mencari pengganti makanan berkarbohidrat yang lebih aman untuk penderita DM. Ada cukup banyak makanan yang cocok untuk menjadi pengganti nasi dan juga roti. Makanan yang aman dikonsumsi oleh penderita DM adalah makanan yang mengandung karbohidrat kompleks. Karbohidrat kompleks tidak seperti karbohidrat sederhana. Karbohidrat kompleks jauh lebih lama diproses di dalam tubuh. Oleh karena itulah, makanan yang mengandung karbohidrat kompleks lebih jarang menyebabkan kadar gula darah melonjak. Jenis Makanan Berkarbohidrat Kompleks Pengganti Nasi Bagi anda yang sudah menderita penyakit diabetes melitus, kami sarankan untuk mulai memilih makanan berkarbohidrat kompleks untuk pengganti nasi. Berikut adalah beberapa jenis makanan karbohidrat kompleks yang bisa anda konsumsi: Beras Merah Beras merah tidak hanya baik karena memiliki kandungan karbohidrat kompleks saja. Beras merah juga kaya akan serat yang dapat membantu meningkatkan kepekaan sel di dalam tubuh dalam menerima insulin. Selain itu, protein dan juga vitamin B yang terdapat di dalam beras merah sangatlah tinggi. Karena itu, beras merah sudah dapat mencukupi kebutuhan protein nabati dan juga kebutuhan vitamin di dalam tubuh. Beras Hitam Beras hitam adalah varian yang sama dengan beras putih yang biasa kita makan. Namun yang membedakan beras putih dengan beras hitam adalah banyaknya proses penggilingan. Beras hitam tidak digiling sebanyak beras putih. Oleh sebab itu, beras hitam masih memiliki lebih banyak nutrisi daripada beras putih. Namun anda perlu berhati-hati ketika memilih untuk menggunakan beras hitam sebagai pengganti nasi. Jangan sampai salah membedakan antara beras hitam dengan ketan hitam. Meskipun serupa, namun ketika dimasak ketan hitam dan beras hitam sangatlah berbeda. Beras coklat Beras coklat sama dengan beras hitam. Beras ini juga merupakan varian yang sama dengan beras putih. Yang membedakan hanyalah masalah penggilingannya. Karena itu, manfaat dari beras coklat juga hampir sama dengan beras hitam. Selain itu, beras coklat jauh lebih mudah dibedakan dengan melihat warnanya saja. Gandum atau roti gandum Roti gandum juga adalah makanan pengganti nasi yang sangat baik bagi penderita diabetes melitus. Roti gandum tidak hanya kaya akan serat dan karbohidrat kompleks saja. Roti gandum juga memiliki kandungan protein nabati yang bisa mencukupi kebutuhan protein dari hewan. Namun demikian, terkadang anda harus membiasakan diri untuk memakan roti gandum. Karena rasa dari roti gandum memang agak sedikit...

read more

Kontrol Kadar Gula Darah Dengan Menghindari Makanan Pantangan Bagi Penderita Diabetes

Posted by on June 26, 2015 in Makanan Dan Nutrisi | 0 comments

bagaimana cara cepat menurunkan gula darah secara alami? Mengontrol kadar gula darah agar tetap stabil sebenarnya bisa dilakukan dengan menghindari makanan pantangan bagi penderita diabetes. Karena memang dari banyak penelitian yang sudah dilakukan, ada berbagai macam jenis makanan yang dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah jika sampai dikonsumsi oleh penderita diabetes melitus. Parahnya lagi, beberapa dari makanan yang menjadi makanan pantangan bagi penderita diabetes tersebut masih belum banyak diketahui oleh penderita diabetes melitus sendiri. Oleh sebab itu, saat ini masih banyak penderita diabetes melitus yang mengatakan bahwa mengontrol kadar gula darah tidaklah mudah. Hal tersebut bisa terjadi karena pola makan mayoritas penderita diabetes melitus masih sering salah. Untuk anda yang menderita penyakit diabetes melitus, apakah anda sudah mengetahui apa saja makanan pantangan bagi penderita diabetes? Apakah anda masih belum terlalu banyak mengetahui tentang jenis makanan yang dinyatakan berbahaya dikonsumsi oleh penderita diabet? Jika memang anda masih belum jelas mengenai hal tersebut, pelajari selengkapnya di artikel ini. Hindari Berbagai Macam Makanan Pantangan Bagi Penderita Diabetes Ini Untuk Mengontrol Kadar Gula Darah Bagi anda yang menderita diabetes melitus dan saat ini masih merasa kesulitan menjaga kadar gula darah agar tetap stabil, coba mulai mengatur pola makan anda dan mulailah menghindari konsumsi makanan pantangan bagi penderita diabetes berikut ini: Makanan yang memiliki kandungan jenis karbohidrat sederhana Karbohidrat sederhana adalah jenis karbohidrat yang buruk bagi penderita diabet. Hal tersebut dikarenakan karbohidrat sederhana justru lebih sering meningkatkan kadar gula darah jika dikonsumsi oleh orang yang menderita diabet. Karbohidrat sederhana sangatlah cepat dicerna oleh tubuh untuk dirubah menjadi energi. Pada saat proses pencernaan, tubuh akan merubah karbohidrat menjadi glukosa. Karena itulah, kadar gula darah akan meningkat. Penderita diabet lebih disarankan memakan makanan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti roti gandum, beras merah, dan juga beras hitam. Karena memang karbohidrat kompleks tidak memicu peningkatan kadar gula darah sebab proses pencernaannya sangat lambat. Sayuran yang buruk bagi penderita diabetes Sayuran memang sebenarnya sangat menyehatkan untuk dikonsumsi oleh penderita diabet. Namun ingat, cara memasak dan juga jenis sayurannyapun harus diperhatikan. Sayuran yang sehat namun dimasak dengan cara yang salah juga sangat berbahaya jika dikonsumsi penderita diabet. Sebagai contohnya, sayuran seperti kangkung memang adalah sayuran yang baik untuk penderita diabet, namun jika dimasak dengan menggunakan mentega atau margarin, sayur kangkung tersebut jelas berbahaya jika dikonsumsi oleh penderita diabet. Selain itu, sayuran yang dikemas di dalam kaleng juga sebaiknya tidak dikonsumsi oleh anda yang menderita diabetes. Buah yang buruk bagi anda yang menderita diabet Tidak semua buah baik dikonsumsi oleh penderita diabet. Buah-buahan yang memiliki indeks glikemik sangat tinggi seperti kelengkeng, rambutan, duku, nangka, nanas, durian, sawo, dan pisang ambon sebaiknya tidak dikonsumsi. Jenis buah-buahan yang baik dikonsumsi oleh penderita diabet adalah buah-buahan seperti apel, jeruk, pir, stroberi, dan juga alpukat. Karena buah-buahan tersebut memiliki indeks glikemik sangat rendah. Makanan yang mengandung lemak jahat Makanan yang mengandung lemak jahat adalah makanan pantangan bagi penderita diabetes yang paling utama. Karena makanan tersebut dapat meningkatkan kemungkinan penderita diabet untuk mengalami komplikasi penyakit. Penderita diabet jauh lebih disarankan untuk memakan makanan yang mengandung lemak baik seperti ikan sarden, salmon, makarel, trout, dan juga herring. Ikan laut tersebut kaya akan omega 3 yang sangat bermanfaat bagi penderita diabet. Besarnya Manfaat Mengatur Pola Makan Bagi Penderita Diabetes Jangan remehkan masalah mengatur pola makan bagi penderita diabet. Mengatur pola makan dengan cara menghindari semua makanan pantangan bagi...

read more

Baik Buruknya Menentukan Makanan Untuk Orang Diabetes Menggunakan Indeks Glikemik Sebagai Acuan

Posted by on June 25, 2015 in Makanan Dan Nutrisi | 0 comments

Indeks glikemik memang bisa digunakan sebagai acuan untuk menentukan apa saja makanan untuk orang diabetes. Makanan yang memiliki nilai indeks glikemik tinggi, biasanya dinyatakan sebagai makanan yang berbahaya dikonsumsi oleh penderita diabetes melitus. Nilai indeks glikemik yang tinggi menunjukkan bahwa suatu makanan berpotensi meningkatkan kadar gula darah jika sampai dikonsumsi oleh orang yang menderita penyakit diabetes melitus. Namun apakah benar bahwa setiap makanan yang nilai indeks glikemiknya rendah termasuk sebagai makanan untuk orang diabetes yang baik? Ternyata tidak selamanya makanan yang nilai indeks glikemiknya rendah adalah makanan yang baik untuk orang yang menderita penyakit diabetes melitus. Mengapa? Karena ternyata nilai indeks glikemik suatu makanan bisa saja berubah. Oleh sebab itu, jika anda menggunakan indeks glikemik sebagai acuan dalam memilih makanan untuk orang diabetes, maka sebaiknya anda mempelajari sebenarnya apa yang dapat merubah nilai indeks glikemik makanan tersebut di artikel ini.   Apa yang Menyebabkan Nilai Indeks Glikemik Berubah dan Membuatnya Tidak Begitu Akurat Lagi Untuk Menentukan Makanan Untuk Orang Diabetes? Jika dilihat dari fakta bahwa indeks glikemik suatu makanan bisa saja berubah, maka indeks glikemik tidak bisa lagi digunakan sebagai acuan pasti dalam menentukan makanan untuk orang diabetes. Untuk memastikan suatu makanan benar-benar aman untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes melitus, anda juga harus memperhatikan 2 macam faktor yang dapat merubah nilai indeks glikemik suatu makanan berikut ini: Proses pengolahan makanan Bagaimana suatu makanan diolah memang dapat merubah nilai indeks glikemiknya. Oleh sebab itu, selain melihat nilai indeks glikemik dari makanan, anda juga perlu mengetahui bagaimana proses makanan tersebut diolah. Karena makanan yang sehat akan menjadi makanan yang buruk bagi penderita diabetes jika proses pengolahannya salah. Contohnya adalah seperti buah apel. Buah apel adalah buah yang memiliki nilai IG yang rendah. Karena itu, buah apel adalah makanan yang aman dikonsumsi oleh penderita diabetes. Namun apakah buah apel yang sudah diolah menjadi manisan apel masih aman dikonsumsi oleh penderita diabetes? Penambahan berbagai macam bahan yang merubah rasa Terkadang kita akan menambahkan berbagai macam bahan untuk merubah rasa sebuah makanan. Hal tersebut juga sangat berbahaya bagi penderita diabetes melitus. Karena beberapa macam bahan yang digunakan untuk menambah rasa dapat meningkatkan kadar gula darah di dalam tubuh. Contohnya adalah seperti jus buah yang ditambah dengan gula pasir atau madu yang tidak asli lagi. Jus buah terutama yang menggunakan buah yang indeks glikemiknya rendah memang adalah minuman yang baik dikonsumsi oleh penderita diabetes. Namun jika sampai ditambah dengan gula pasir maupun madu, jus buah tersebut sudah tidak baik lagi bagi penderita diabetes. Penggunaan MSG juga sama halnya seperti penggunaan gula pasir dan juga madu. Melihat dari fakta tersebut, sebaiknya selain menggunakan nilai indeks glikemik sebagai acuan dalam memilih makanan untuk orang diabetes, anda juga perlu memperhatikan dua macam faktor tersebut dan atasi dengan obat penurun gula darah yang ampuh jika kadar gula...

read more

Obat Sakit Gula Alami – Normalkan Kadar Gula Darah Dalam Tubuh Tanpa Resiko

Posted by on June 24, 2015 in Mengobati Diabetes Secara Alami | 0 comments

Apakah anda sedang mencari obat sakit gula alami untuk membantu menormalkan kadar gula darah anda? jika iya, anda harus meluangkan sedikit waktu anda untuk membaca artikel ini. Karena dalam artikel ini kami akan membahas tentang obat alami sakit gula darah yang ampuh dan aman untuk dikonsumsi. Apakah sakit gula berbahaya? Penyakit gula darah atau sering juga disebut dengan penyakit diabetes adalah salah satu penyakit berbahaya. Beberapa survei yang telah dilakukan menyatakan bahwa penyakit gula menjadi penyakit nomor empat paling mematikan di dunia. Setiap tahunnya penyakit ini sudah memakan banyak sekali korban jiwa. Selain itu jika sudah terkena penyakit gula, biaya yang dikeluarkan juga akan mahal. Anda harus membeli obat penyakit gula, melakukan diet makanan atau melakukan suntikan insulin untuk mengontrol gula darah. Oleh karena itu mencegah atau mengobati penyakit ini sedini mungkin menjadi faktor yang penting. Kenapa penyakit gula darah berbahaya? Karena penyakit ini jika dibiarkan dalam jangka waktu yang lama tanpa adanya pengobatan dapat mengakibatkan adanya komplikasi penyakit. Komplikasi penyakit ini contohnya seperti penyakit jantung, stroke, gagal ginjal, dan tersumbatnya aliran darah di bagian kaki atau tangan. Tersumbatnya aliran darah di kaki atau tangan tersebut dapat mengakibatkan adanya kebusukan pada jaringan. Sehingga seringkali jalan keluarnya harus dengan melakukan amputasi. Komplikasi penyakit lain yang disebabkan oleh penyakit gula dapat jauh lebih berbahaya daripada penyakit gula itu sendiri. Hal ini dapat terjadi jika penyakit gula dibiarkan saja tanpa diobati. Komplikasi penyakit tersebut juga mempunyai kemungkinan yang lebih besar sebagai penyebab kematian pada pasien penyakit gula. Sebenarnya penyakit diabetes tidak akan menjadi masalah yang besar jika diketahui gejalanya sejak dini. Namun memang kebanyakan masyarakat di Indonesia masih belum mengetahui gejala dasarnya. Karena itu mencari tahu informasi tentang penyakit gula sebelum memutuskan memilih obatnya sangatlah penting. Jenis-jenis penyakit gula Secara umum, penyakit gula yang paling banyak diderita oleh orang Indonesia ada tiga jenis. Diantaranya yaitu penyakit gula tipe 1, penyakit gula tipe 2 dan penyakit gula pada saat proses kehamilan atau disebut juga diabetes gestasional. Pada dasarnya penyakit gula tipe 2 merupakan penyakit akibat kelainan genetik yang dibawa sejak lahir. Penyakit ini disebabkan karena adanya gangguan metabolisme dalam tubuh. Gangguan ini berupa kegagalan fungsi kerja ginjal yang sangat penting dalam menghasilkan hormon insulin. Kegagalan kerja ini mengakibatkan kurangnya produksi hormon insulin yang dibutuhkan oleh tubuh. Hormon insulin sendiri berfungsi dalam penyerapan glukosa atau gula ke dalam sel. Glukosa tersebut kemudian akan diubah menjadi energi untuk beraktivitas. Namun dengan rusaknya fungsi kerja ginjal dan kurangnya produksi hormon insulin yang dibutuhkan tubuh, mengakibatkan adanya penumpukan gula dalam darah. Hal ini menyebabkan tekanan gula darah menjadi tinggi. Sedangkan untuk penyakit gula tipe 2 lebih banyak menyerang pasien dewasa atau yang lanjur usia. Penyakit ini disebabkan oleh adanya resistensi hormon insulin. Jumlah hormon insulin ini sebenarnya sudah sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan oleh tubuh. Namun karena adanya kerusakan pada hormon insulin, mengakibatkan hormon ini tidak bekerja dengan baik. Karena hal tersebut, akhirnya glukosa yang harusnya dapat diubah menjadi energi malah menumpuk dalam darah. Hal inilah yang menyebabkan tekanan gula darah dalam tubuh melampaui angka tekanan darah normal. Memilih obat sakit gula alami Jika sudah mengidap penyakit gula, anda disarankan untuk segera mencari obatnya. Anda dapat melakukan pemeriksaan terlebih dahulu di rumah sakit dan ke dokter. Mungkin akan dibutuhkan beberapa proses pemeriksaan untuk meyakinkan jenis penyakit gula anda. Setelah itu anda dapat memilih untuk mengkonsumsi obat dari...

read more

Makanan Sehat Penderita Diabetes: Buah Manis atau Makanan Manis yang Lebih Berbahaya?

Posted by on June 23, 2015 in Makanan Dan Nutrisi | 0 comments

Makanan Sehat Penderita Diabetes: Buah Manis atau Makanan Manis yang Lebih Berbahaya?

Ketika membahas mengenai makanan sehat penderita diabetes, banyak orang mulai bertanya mengenai mana yang lebih berbahaya bagi penderita diabetes melitus, memakan makanan manis atau buah manis. Selama ini memang banyak orang mengetahui bahwa penderita diabetes melitus boleh memakan buah-buahan. Namun ternyata, ada juga beberapa macam buah yang sebaiknya tidak dikonsumsi oleh penderita diabetes melitus. Hal tersebut dikarenakan tingginya kadar glukosa yang ada di dalam buah-buahan tersebut. Namun jika dibandingkan dengan makanan manis, apakah buah manis jauh lebih berbahaya untuk penderita diabetes melitus? Untuk anda yang ingin mulai mengubah pola makan anda dengan menggunakan cara penyembuhan diabetes melitus dengan menu makanan sehat penderita diabetes, maka sebaiknya anda pelajari lebih lanjut mengenai mana yang lebih berbahaya antara makanan manis dan buah manis untuk penderita DM di sini.   Menu Makanan Sehat Penderita Diabetes: Mengenal Bahaya Buah dan Makanan Manis Makanan manis jelas sudah tidak bisa dikonsumsi oleh penderita diabetes melitus. Karena gula yang terkandung di dalam makanan maupun minuman manis akan langsung diserap oleh pembuluh darah. Kandungan gula yang terdapat di dalam makanan maupun minuman akan menyebabkan peningkatan kadar gula darah secara langsung di dalam tubuh. Oleh sebab itu, dalam menu makanan sehat penderita diabetes dilarang memasukkan makanan maupun minuman manis. Namun selain makanan dan minuman manis, penderita diabetes melitus juga perlu mengetahui bahwa ada juga beberapa macam buah yang sebaiknya tidak dikonsumsi sebab memiliki nilai indeks glikemik tinggi. Buah-buahan yang sebaiknya tidak dikonsumsi oleh penderita diabetes melitus tersebut adalah: buah rambutan, kelengkeng, nangka, sawo, kurma, durian, mangga, duku, dan juga pisang ambon. Selain buah-buahan tersebut, ada juga beberapa buah yang sebaiknya tidak dikonsumsi terlalu banyak oleh penderita diabetes melitus. Hal tersebut disebabkan karena buah-buahan tersebut tergolong sebagai buah yang memiliki nilai indeks glikemik sedang. Buah-buahan yang memiliki nilai indeks glikemik sedang tersebut adalah semangka, nanas, pepaya, mangga muda, dan juga pisang. Lalu apa buah-buahan yang aman untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes melitus? Anda bisa membaca mengenai berbagai macam buah yang aman dikonsumsi oleh penderita diabetes melitus di sini. Beragam Buah yang Aman Dikonsumsi Oleh Penderita DM Apa saja buah yang aman untuk dimasukkan dalam menu makanan sehat penderita diabetes? jika anda ingin mulai mengatur pola makan, maka sebaiknya masukkan beberapa jenis buah yang memang memiliki nilai indeks glikemik rendah di dalam menu makan anda. Beberapa jenis buah yang memang aman untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes melitus tersebut adalah seperti buah apel, jeruk, pir, stroberi, dan juga alpukat. Andapun bisa mengolah buah-buahan tersebut menjadi jus jika bosan memakannya langsung. Namun ingat, jangan sampai menambahkan gula pasir ke dalam jus buah. Karena gula pasir akan meningkatkan kadar gula darah...

read more

Kontrol Kadar Glukosa Anda dengan Menu Makan untuk Penderita Diabetes Melitus Ini!

Posted by on June 22, 2015 in Makanan Dan Nutrisi | 0 comments

Kontrol Kadar Glukosa Anda dengan Menu Makan untuk Penderita Diabetes Melitus Ini!

Jika selama ini anda merasa kesulitan mengontrol kadar glukosa di dalam darah, mungkin sudah saatnya anda untuk merubah cara menyembuhkan penyakit gula basah dan menu makan anda dengan menu makanan untuk penderita diabetes melitus. Menu makanan yang disarankan bagi penderita penyakit diabetes melitus memang tidak senikmat menu makanan pada umumnya. Namun menu makanan tersebut jelas memiliki manfaat positif untuk anda penderita penyakit diabetes melitus. Selain dapat mengontrol kadar gula darah agar tidak melonjak, menu makanan tersebut juga dapat mengurangi penumpukan lemak yang ada di dalam tubuh anda. Dengan terkontrolnya kadar gula darah dan berkurangnya penumpukan lemak di dalam tubuh, maka sebagai seorang penderita DM jelas anda akan hidup dengan tenang bukan? Anda ingin mencoba merubah pola makan anda menggunakan menu makanan untuk penderita diabetes melitus tersebut? Pelajari seperti apa menu makan yang disarankan untuk penderita diabetes tersebut di sini. Mengenal Menu Makanan Untuk Penderita Diabetes Melitus Sebelum anda mencoba merubah pola makan dengan menggunakan menu makanan untuk penderita diabetes melitus, kami perlu menyampaikan bahwa memang benar bahwa menu makanan tersebut berhasil mengontrol penyakit diabetes melitus. Namun berhasil tidaknya anda untuk mengontrol penyakit diabetes dengan menggunakan menu makanan tersebut tergantung dari kedisiplinan anda sendiri. Semakin disiplin anda dalam menggunakan menu makanan untuk penderita diabetes melitus tersebut, maka akan semakin tinggi kemungkinan anda untuk dapat mengontrol penyakit yang anda derita. Untuk anda yang yakin atau memang ingin mencoba mendisiplinkan diri untuk mengontrol penyakit diabetes melitus dengan mengganti pola makan, maka mulailah mengkonsumsi beberapa jenis makanan berikut ini: Makanan rendah lemak Penderita penyakit DM sangat tidak disarankan memakan makanan yang tinggi lemak. Karena hal tersebut hanya akan semakin meningkatkan kadar lemak di dalam tubuh. Kadar lemak yang terlalu tinggi di dalam tubuh seorang penderita DM sangat tidak baik. Karena hal tersebut akan semakin meningkatkan potensi terjadinya penyempitan pembuluh darah. Untuk anda yang menderita penyakit diabetes melitus, mulailah memakan makanan rendah lemak seperti: tahu, nasi, brokoli, pepaya, roti gandum, dan juga kacang merah. Makanan berserat tinggi Selain makanan rendah lemak, makanan berserat tinggi juga sangat baik dikonsumsi oleh penderita penyakit DM. Karena makanan berserat tinggi dapat mengurangi kadar lemak di dalam tubuh dan juga melancarkan buang air besar. Berikut adalah beberapa macam makanan berserat tinggi yang bisa mulai anda konsumsi: sayur-sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan juga padi-padian. Makanan yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Oleh Penderita Penyakit Diabetes Anda sudah mengetahui apa saja menu makanan untuk penderita diabetes melitus. Bila anda ingin benar-benar mampu mengontrol penyakit diabetes yang anda derita, sebaiknya andapun juga mengetahui dan menjauhi berbagai macam makanan yang dapat memperparah kondisi anda. Berikut adalah beberapa macam jenis makanan yang sebaiknya mulai anda hindari: kepiting, udang, kerang, daging, dan juga jeroan. Semua jenis makanan tersebut adalah makanan yang sangat tinggi kolesterol dan juga lemak. Bila anda tidak ingin mendapatkan masalah karena penyakit diabetes melitus, sebaiknya mulai jaga jarak dengan beberapa makanan...

read more

Benarkah Stroke Merupakan Salah Satu Dampak dari Penyakit Diabetes?

Posted by on June 21, 2015 in Faktor Resiko Kencing Manis | 0 comments

Benarkah Stroke Merupakan Salah Satu Dampak dari Penyakit Diabetes?

Stroke memang adalah salah satu penyakit yang muncul sebagai dampak dari penyakit diabetes. Stroke biasanya mulai menyerang tubuh seorang penderita penyakit DM ketika mereka tidak mampu mengontrol kadar glukosa yang ada di dalam darah. Ketika kadar gula darah mulai sering meningkat, potensi penderita DM untuk menderita penyakit stroke juga turut meningkat. Selain itu, diabetes melitus juga telah dinyatakan sebagai salah satu faktor pemicu penyakit stroke. Dampak dari penyakit diabetes melitus bahkan diakui sebagai faktor pemicu penyakit stroke nomor 2 setelah penyakit tekanan darah tinggi. Fakta tersebut tentunya semakin menambah beban para penderita penyakit diabetes melitus yang selama ini masih belum mampu mengontrol kadar glukosa di dalam darah. Namun demikian, bukan berarti anda yang sudah mampu mengontrol kadar gula darah dengan obat herbal untuk diabetes kering dapat mengendorkan kewaspadaan anda. Karena masih ada beberapa faktor pemicu penyakit stroke yang perlu anda waspadai. Untuk anda yang masih belum jelas mengenai faktor apa lagi yang dapat memicu penyakit stroke tersebut, sebaiknya anda mempelajarinya terlebih dahulu di sini. Faktor-Faktor yang Dapat Meningkatkan Resiko Kemunculan Penyakit Stroke Pada Penderita DM Selama anda masih menderita penyakit DM, maka sebaiknya anda tetap waspada dengan penyakit stroke. Karena anda belum bisa terbebas 100% dari bayang-bayang kemunculan penyakit tersebut. Selain karena dampak dari penyakit diabetes melitus yang tidak terkontrol dengan benar, penyakit stroke juga dapat muncul akibat beberapa macam faktor berikut ini: Penyakit tekanan darah tinggi Penyakit tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan faktor utama yang memicu munculnya penyakit stroke. Bila anda menderita penyakit diabetes melitus dan juga menderita penyakit hipertensi, maka sebaiknya anda berjaga-jaga. Karena 2 penyakit tersebut merupakan faktor tertinggi yang memicu penyakit stroke. Tingginya kadar kolesterol LDL Kadar kolesterol LDL yang terlalu tinggi juga menjadi salah satu faktor yang dapat menyebabkan timbulnya penyakit stroke. Karena kadar kolesterol LDL yang terlalu tinggi dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah. Kurangnya olahraga Kurang melakukan olahraga jelas tidak hanya dapat memicu penyakit stroke. Kurang melakukan olahraga dapat memicu berbagai macam penyakit berbahaya. Kebiasaan merokok Bila anda memiliki kebiasaan merokok, maka andapun berpotensi mengalami penyakit stroke. Karena kebiasaan merokok menurut hasil penelitian dapat meningkatkan tekanan darah di dalam tubuh. Fakta Mengejutkan Mengenai Dampak dari Penyakit Diabetes Melitus Merupakan Pemicu Penyakit Stroke Tentunya anda sudah mengetahui bahwa dengan menderita penyakit diabetes melitus terutama jika anda tidak mampu mencegah meningkatnya kadar glukosa di dalam darah akan menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah. Kerusakan pada pembuluh darah merupakan awal dari masalah yang dapat memicu penyakit stroke. Jika kerusakan pembuluh darah terjadi di bagian otak, maka kemunculan penyakit stroke tidak dapat dielakkan lagi. Menurut hasil dari penelitian, kadar gula darah melebihi 200 mg/dl akan meningkatkan resiko anda untuk mengalami pendarahan akibat kerusakan pada pembuluh darah sebesar 25%. Oleh sebab itu, sebaiknya mulai sekarang jagalah kadar gula darah anda agar jangan sampai melonjak. Karena memang dampak dari penyakit diabetes melitus tersebut benar-benar...

read more

Wasapada! Bahaya Gangguan Mata Akibat Kencing Manis

Posted by on June 20, 2015 in Akibat Diabetes | 0 comments

Tahukah anda bahwa ada satu lagi masalah yang cukup menakutkan akibat kencing manis? Seorang penderita penyakit kencing manis atau diabetes melitus sangat berpotensi mengalami berbagai macam gangguan pada organ mata. Ternyata organ mata juga dapat mengalami kerusakan akibat tingginya kadar gula darah. Resiko tersebut semakin meningkat apabila anda sudah menderita penyakit diabetes melitus kurang lebih selama 15 tahun. Bagi anda yang menderita penyakit diabetes melitus, sebaiknya anda mulai waspada dan mengenal lebih lanjut mengenai beberapa macam gangguan mata sebagai akibat kencing manis tersebut. Karena dengan mengenalnya, maka anda bisa jauh lebih waspada dengan kemunculan gangguan mata tersebut. Apa Saja Gangguan Pada Organ Mata yang Muncul Akibat Kencing Manis? Dari hasil penelitian yang melibatkan beberapa penderita penyakit diabetes, ternyata ditemukan 3 jenis gangguan mata yang muncul akibat kencing manis. Seorang penderita penyakit diabetes melitus yang sudah menderita penyakit tersebut selama kurang lebih 15 tahun sangat berpotensi mengalami gangguan mata seperti: Retinopati Retinopati merupakan gangguan mata paling umum dialami oleh penderita penyakit diabetes melitus. Gangguan mata ini terjadi karena kerusakan retina mata. Retinopati beresiko dialami oleh penderita penyakit diabetes melitus tipe 1 maupun tipe 2. Beberapa orang yang mengalami masalah ini mengatakan awalnya sama sekali tidak merasakan gejala apapun. Namun setelah cukup lama, mereka mulai merasakan penurunan penglihatan, penglihatan menjadi keabu-abuan, bola mata sering merasa nyeri, seperti ada sarang laba-laba di penglihatan, dan masih banyak lagi. Katarak Selain retinopati, seorang penderita penyakit diabetes melitus juga sangat beresiko menderita katarak. Namun demikian, katarak masih bisa diatasi dengan cukup mudah. Seseorang yang menderita katarak bisa diatasi dengan melakukan pemasangan lensa di bola mata. Glaukoma Glaukoma bisa dikatakan sebagai gangguan mata paling berbahaya akibat kencing manis. Karena cukup banyak orang yang mengalami gangguan ini berakhir mengalami kebutaan total karena terlambat mengatasinya. Glaukoma bisa terjadi dikarenakan tingginya tekanan bola mata. Tekanan bola mata yang terlalu tinggi dapat merusak saraf mata yang mengakibatkan kebutaan total. Penderita diabetes melitus yang mengalami Glaukoma awalnya tidak merasakan gejala apapun. Karena itulah, banyak yang terlambat mengatasi gangguan mata ini.   Namun setelah beberapa lama, Glaukoma biasanya mulai menunjukkan gejala seperti sakit kepala dan juga muntah-muntah. Karena 3 jenis gangguan mata tersebut sangatlah berbahaya dan tentunya akan menambah penderitaan anda yang saat ini sudah menderita penyakit diabetes melitus, maka sebaiknya mulai mencegahnya. Untuk mencegah berbagai macam gangguan mata akibat kencing manis tersebut, kami sarankan anda untuk sebisa mungkin disiplin menjaga kadar gula darah anda. Selain itu, pastikan untuk rutin mengkonsumsi obat tradisional untuk diabetes basah dan memeriksakan kesehatan mata setahun...

read more

Jangan Remehkan Masalah Kaki Diabet Anda!

Posted by on June 19, 2015 in Akibat Diabetes | 0 comments

Jangan Remehkan Masalah Kaki Diabet Anda!

Awas, masalah kaki diabetik mulai mengintai penderita penyakit diabetes melitus. Masalah ini dapat menyebabkan pembusukan pada bagian kaki bila diremehkan begitu saja. Cukup banyak penderita penyakit diabet yang harus kehilangan bagian kaki karena harus diamputasi. Tidak sedikit pula penderita diabet yang harus meninggal dunia karena terlambat mengatasi masalah kaki diabetik tersebut dengan cara pengobatan diabetes melitus. Melihat fakta tersebut, maka kami menyarankan anda yang saat ini menderita penyakit diabetes melitus untuk lebih waspada lagi. Bila anda belum mengenal masalah kaki diabetik tersebut, sebaiknya anda membaca artikel ini. Apa Itu Masalah Kaki Diabetik? Meskipun masalah kaki diabetik memang sudah cukup lama muncul, namun baru akhir-akhir ini mulai banyak yang mengalaminya. Masalah kaki yang disebabkan oleh penyakit diabetes melitus tersebut adalah masalah yang muncul disebabkan oleh luka di bagian kaki. Tentunya anda sudah mengetahui bukan bahwa penyembuhan luka pada penderita diabetes melitus sudah tidak lagi secepat orang normal pada umumnya. Karena itu, bila seorang penderita diabet terluka, maka luka tersebut bisa menimbulkan masalah yang cukup serius. Setidaknya ada 2 macam jenis masalah kaki diabetik yang sering sekali dialami oleh penderita penyakit diabetes melitus.   Berikut merupakan 2 macam masalah luka pada kaki yang akhirnya bisa menyebabkan masalah serius bagi penderita diabet: Borok Borok merupakan salah satu jenis luka yang biasa dimiliki oleh penderita diabet di bagian kaki. Borok berbentuk seperti kawah. Penyebab munculnya masalah ini adalah karena rusaknya jaringan kulit maupun lapisan lendir yang ada di bawah kulit. Gangren Selain borok, seorang penderita diabet juga berpotensi mengalami masalah gangren pada bagian kaki. Gangren bukan lagi sebuah masalah ringan bagi seorang penderita diabet. Karena masalah ini bisa saja menyebabkan pembusukan di bagian kaki. Gangren bisa terjadi karena adanya beberapa sel yang mati. Kematian sel tersebut dikarenakan hilangnya pasokan darah maupun karena infeksi. Siapa Saja yang Beresiko Mengalami Masalah Kaki Diabetik? Memang benar bahwa semua penderita penyakit diabetes melitus beresiko mengalami masalah kaki diabetik, namun ada beberapa penderita diabet yang memiliki resiko yang jauh lebih besar untuk mengalami masalah tersebut. Berikut adalah beberapa hal yang menyebabkan seorang penderita diabet semakin beresiko mengalami masalah kaki diabetik tersebut: Sudah memiliki luka di bagian kaki yang cukup serius sebelum menderita penyakit diabet. Menderita penyakit pembuluh darah di bagian tungkai kaki. Memiliki masalah kapalan di telapak kaki dan juga tungkai kaki. Sudah terlanjur menderita penyakit gagal ginjal kronis. Memiliki riwayat kadar gula darah yang cukup tinggi. Jarang membersihkan kaki. Bila anda memang memiliki beberapa faktor resiko tersebut, maka sebaiknya anda lebih meningkatkan kewaspadaan anda. Pastikan untuk berhati-hati agar jangan sampai kaki anda mengalami luka. Karena luka sekecil apapun sudah cukup untuk menimbulkan masalah kaki...

read more

Obat Buat Kencing Manis yang Banyak Direkomendasikan Para Dokter

Posted by on June 18, 2015 in Cara Mengatasi Diabetes Melitus | 0 comments

Obat Buat Kencing Manis yang Banyak Direkomendasikan Para Dokter

Kabar gembira untuk para penderita kencing manis yang sedang mencari obat buat kencing manis. Karena sekarang telah diproduksi obat buat penyakit kencing manis yang manjur dan terbukti khasiatnya. Selain itu, obat ini merupakan obat yang direkomendasikan oleh para dokter ahli. Berita selengkapnya tentang obat tersebut, hanya akan dibahas dalam artikel ini. Kenapa Penyakit kencing Manis Berbahaya bagi Manusia? Seperti yang sudah umum diketahui bahwa penyakit kencing manis atau sering juga disebut dengan penyakit diabetes merupakan salah satu penyakit yang berbahaya. Bahkan di Indonesia sendiri, penyakit ini menjadi penyakit paling berbahaya dalam peringkat empat terbanyak yang memakan korban jiwa. Mengapa penyakit ini berbahaya? Karena penyakit kencing manis dapat mengakibatkan komplikasi penyakit lain yang justru dapat jauh lebih berbahaya daripada penyakit kencing manis itu sendiri. Dengan adanya komplikasi penyakit lain, penyakit kencing manis dapat menyebabkan kematian pada penderitanya. Tapi, tentu saja komplikasi penyakit tersebut tidak serta merta langsung terjadi. Hal ini akan terjadi ketika penyakit kencing manis terlambat disadari dan tidak segera diobati. Mengapa Penyakit Kencing Manis bisa Terjadi? Pada umumnya penyakit kencing manis dibagi kedalam dua tipe, yaitu kencing manis tipe 1 dan kencing manis tipe 2. Masing-masing tipe memiliki penyebab yang berbeda. Awal mula terjadinya penyakit kencing manis pada dasarnya karena disebabkan oleh adanya gangguan metabolisme di dalam tubuh. Pada penyakit kencing manis tipe 1 gangguan metabolisme tersebut berupa adanya kerusakan fungsi kerja pankreas. Kerusakan tersebut yang kemudian menyebabkan jumlah hormon insulin yang diproduksi tidak sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan oleh tubuh. Berkebalikan dengan penyakit kencing manis tipe 1, penyakit kencing manis tipe 2 tidak disebabkan karena sedikitnya hormon insulin yang diproduksi. Tetapi disebabkan karena adanya resistensi hormon insulin dalam tubuh. Artinya, hormon insulin yang diproduksi oleh pankreas sebenarnya sudah cukup dan sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan oleh tubuh. Namun hormon insulin tersebut mengalami kerusakan. Kedua tipe penyakit kencing manis tersebut mengakibatkan glukosa yang ada di dalam tubuh tidak dapat diubah seluruhnya menjadi energi untuk beraktivitas. Hal ini yang kemudian menyebabkan glukosa menumpuk dalam darah dan menjadikan tekanan gula dalam darah tinggi. Siapa saja yang dapat terkena penyakit kencing manis? Kebanyakan masyarakat Indonesia yang terkena penyakit kencing manis berusia diatas 30 tahun. Namun ternyata juga ada pasien yang dibawah umur 20 tahun. Hal ini pada dasarnya karena penyakit kencing manis tipe 1 yang disebabkan karena kelainan genetik sejak lahir. Secara umum, orang yang dapat terkena penyakit kencing manis adalah orang-orang yang mempunyai kebiasaan atau pola hidup yang tidak sehat. Contohnya seperti sering mengkonsumsi makanan cepat saji, mengkonsumsi gula dalam jumlah yang berlebih, tidur tidak teratur dan sering begadang, merokok, minum minuman keras, banyak minum minuman bersoda serta mengkonsumsi jenis obat-obatan tertentu. Apa obat buat kencing manis? Penyakit kencing manis dapat dicegah bila anda secara terus-menerus menghindari pola hidup yang tidak sehat. Namun jika anda sudah terlanjur terkena penyakit ini, anda tidak perlu khawatir. Karena sekarang ada obat buat kencing manis yang sudah terbukti dapat mengatasi penyakit kencing manis tersebut. Obat tersebut adalah Tahitian Noni. Obat herbal alami yang diproduksi oleh perusahaan obat di USA. Obat ini sudah tidak diragukan lagi khasiatnya. Selain itu obat ini sudah menjadi obat yang banyak direkomendasikan oleh para dokter sebagai obat buat kencing manis yang manjur. Tahitian Noni dibuat dengan bahan-bahan alami pilihan yang diproses secara modern. Salah satu bahan alami tersebut adalah buah Noni dari Tahiti yang dipercaya sejak dulu dapat mengalahkan penyakit...

read more