Takut Terkena Penyakit Gula? Tuntaskan Saja Dengan Cara Mengurangi Resiko Diabetes yang Efektif dan Aman ini!

Posted by in Cara Mengatasi Diabetes Melitus

stopCara mengurangi resiko diabetes kini sangat banyak dicari apalagi di negara kita tercinta Indonesia. Pasalnya kebanyakan orang Indonesia saat ini adalah seorang workaholic. Mereka bahkan tidak pernah ada waktu untuk sedikit saja memikirkan kondisi kesehatannya. Sehingga tidak heran jika berbagai macam penyakit akan sangat mudah untuk menyerang tubuh mereka terutama penyakit diabetes melitus ini.

Ketika penyakit diabetes sudah bersarang ditubuh dan mengganggu aktivitas mereka, barulah mereka sadar bahwa kesehatan itu lebih mahal dari segalanya. Penyakit diabetes memang terkenal sebagai pembunuh diam-diam dan untuk itu diperlukan cara mengurangi resiko terkena diabetes yang memang terbukti efektif dan aman. Berikut ada beberapa pertanyaan dari berbagai macam orang yang takut terjangkit diabetes.

Saya Seorang Laki-Laki Pekerja Kantoran Berusia 35 Tahun, Apakah Saya Termasuk Rawan Terkena Diabetes?

Sebenarnya penyakit diabetes bisa diderita siapa saja. Baik itu orang dewasa, lansia, bahkan anak-anak sekalipun. Tergantung pada tipe diabetes yang diidap. Untuk mereka yang berusia dibawah 30 tahun termasuk anak-anak, tipe diabetes yang menyerang adalah diabetes tipe 1 yang terjadi akibat kerusakan organ pankreas. Tetapi ada sekitar 80% lebih banyak ditemui penderita diabetes tipe 2 yang menyerang orang dewasa hingga lansia. Faktor yang menyebabkannya adalah gaya hidup tidak sehat .

Anda sangat rawan terkena diabetes jika gaya dan pola hidup yang Anda jalani tidak sehat. Sebagai contoh makanan yang Anda konsumsi tidak bervariasi, pola makan tidak teratur, dan gaya hidup tidak sehat seperti jarang melakukan aktivitas olahraga. Jadi, segera perbaiki gaya dan pola hidup Anda dengan cara:

1. Jalani pola makan teratur dan sehat: Memilih menu makanan yang bervariasi, seperti memperbanyak mengonsumsi sayur mayur dan buah-buahan.

2. Jalani gaya hidup yang sehat: Seringlah melakukan olahraga secara teratur, hindari mengonsumsi minuman beralkohol apalagi merokok.

3. Buatlah jadwal pola kerja dan pola istirahat anda agar lebih teratur

4. Yang paling penting, carilah cara mengurangi resiko diabetes jika memang Anda terlanjur terserang penyakit ini.

Lantas, Sebenarnya Siapa Saja yang Rawan Terserang Penyakit Diabetes Melitus?

Diabetes

Ada beberapa faktor yang menjadi pemicu seseorang sangat rawan terserang diabetes melitus, diantaraya:

1. Faktor keturunan, seseorang yang memiliki riwayat diabetes dari orang tua atau family lainnya akan sangat beresiko mengidap diabetes melitus

2. Mengalami Obesitas

3. Ras atau etnis tertentu, misalnya berasal dari etnis asia, afrika, hispanik dan penduduk pulau pasifik

4. Kurang olahraga, olahraga secara teratur sangat dibutuhkan tubuh apalagi untuk penderita diabetes. lakukan olahraga sebanyak 3 kali dalam satu minggu @30 menit – 1 jam.

5. Menderita penyakit kronis lainnya seperti, hipertensi, stroke, dan jantung

6. Menderita metabolic syndrome yang terjadi pada orang-orang yang memiliki tekanan darah lebih tinggi dari 160/90 mmHg, kolesterol HDL kurang dari 40 mg/dl, memiliki trigliserida darah melebihi 150 mg/dl, mengalami obesitas dengan lingkar pinggang melebihi 120 cm pada laki-laki dan 88 cm pada wanita.

7. Usia diatas 40 tahun atau lansia

8. Memiliki riwayat diabetes pada masa kehamilan

9. Menderita infeksi virus yang dapat merusak pankreas, dengan adanya infeksi ini menyebabkan tubuh memproduksi hormone counter insulin yang dapat meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh.

Saya orang Indonesia, apakah saya juga rawan terserang diabetes?

Ya, dari hasil penelitian yang dilakukan selama ini menunjukkan bahwa beberapa ras tertentu mempunyai resiko lebih tinggi terserang diabetes tipe 2, diantaranya:

– Etnis atau ras Asia: Indonesia, China, Filipina, Jepang, Korea, India, dan Vietnam

– Suku Indian di Amerika: orang Amerika Hispanik yang ada di Mexico dan orang Amerika asli yang menetap di Afrika

Sedangkan untuk diabetes melitus tipe 1, lebih banyak diidap oleh:

– 40 % dari populasi bangsa Finlandia

– 20% dari populasi Norwergia, Irlandia, Denmark, dan Skotlandia

Oleh karena itu sebagai orang Indonesia asli, sangat diwajibkan untuk berhati-hati dalam menjaga diri mengingat besarnya kemungkinan terserang diabetes tipe 2, apalagi jika anda memang mempunyai faktor resiko seperti, obesitas, kolesterol tinggi, dan hipertensi. Namun jika anda terlanjur divonis pre diabetes, anda sangat dianjurkan mencari cara mengurangi resiko diabetes yang efektif dan aman.

Saya memiliki berat badan yang berlebih, apakah saya termasuk rawan terserang diabetes?

diabetesssYa, sebab faktor pemicu timbulnya diabetes tipe 2 adalah kelebihan berat badan atau obesitas. Obesitas termasuk dalam kategori kelainan yang disebut the new world syndrome dan sangat berdampak pada kesehatan juga psikososial.

Hubungan antara obesitas dan diabetes tipe 2 terjalin akibat seseorang yang kelebihan berat badan mempunyai jaringan lemak yang berlebihan pula. Jaringan lemak tersebut menumpuk didalam kulit sehingga menyebabkan insulin resistance atau kinerja insulin terhambat. Terutama jika ada penumpukan lemak di pinggang (central obesity).

Lemak tersebut menghambat kinerja insulin dengan menutupi reseptor yang menyebabkan glukosa tidak dapat di masukkan ke dalam sel-sel tubuh untuk kemudian diubah menjadi energy dan menumpuk di dalam darah. Inilah yang mengakibatkan kadar gula darah meningkat. Penumpukan lemak tidak hanya menghambat kinerja insulin dan menyebabkan diabetes, tetapi dapat memicu timbulnya penyakit kronis lain seperti, stroke, jantung koroner, hipertensi dll.

Maka dari itu, usahakan berat badan Anda tetap dalam keadaan seimbang atau ideal. Jika memang sudah terlanjur memiliki berat badan berlebihan, turunkan berat badan Anda dengan bantuan ahli gizi dan terapi nutrisi. Dan lakukan aktivitas olahraga secara teratur untuk membakar lemak tubuh sebagai salah satu cara mengurangi resiko terkena diabetes.

Cara Mengurangi Resiko Diabetes Melitus dengan Efektif dan Aman

Mengurangi resiko terkena diabetes memang diakui susah-susah gampang. Tetapi hal ini sangat perlu untuk dilakukan, sebab jika Anda tetap membiarkan penyakit diabetes begitu saja tanpa adanya tindakan pencegahan atau pengurangan, resiko terbesar dari pengidap penyakit diabetes adalah kematian.

Jika memang Anda benar-benar ingin sembuh dan terbebas atau terhindar dari diabetes ini, ubahlah gaya hidup yang selama ini Anda jalani. Jika selama ini Anda lebih mementingkan pekerjaan ketimbang memperhatikan kesehatan Anda, mulailah untuk mengatur jadwal pola kerja dan pola istirahat Anda.

Seimbangkan antara waktu kerja dan waktu untuk istirahat dengan membuat rincian jadwal secara urut mulai dari bangun sampai tidur lagi. Sempatkan untuk melakukan aktivitas olahraga dan refreshing. Agar tubuh Anda tetap bugar dan pikiran juga tetap fresh, tidak mengalami stress yang akan menambah buruk kondisi kesehatan Anda.

Ubahlah pola makan tidak sehat yang selama ini Anda jalani. Jika selama ini Anda sering mengonsumsi makanan cepat saji atau fast food karena lebih memilih yang praktis, gantilah segera kebiasaan buruk tersebut dengan lebih mengutamakan menu makanan yang bergizi seimbang. Baik dari sayur-sayuran maupun buah-buahan segar. Tak hanya makanan, jika anda memiliki kebiasaan buruk mengonsumsi alkohol dan merokok, segera tinggalkan aktivitas tersebut dan menggantinya dengan mengonsumsi jus buah segar dan yang lebih penting dengan mengonsumsi air putih sebanyak 8 gelas dalam 1 hari. Kegiatan ini dipercaya dapat mengeluarkan racun dari dalam tubuh melalui urin dan membuat ginjal lebih sehat.

Jika Anda sudah berhasil mengubah gaya hidup dan pola makan Anda menjadi sehat dan teratur, kini saatnya Anda memilih dengan cermat metode pengobatan cara cepat menurunkan gula darah yang akan dilakukan untuk mengurangi dan mengatasi diabetes dalam tubuh Anda dengan cara yang efektif dan aman tentunya. Berhati-hatilah dalam hal ini, sebab salah dalam memilih metode pengobatan akan mengakibatkan penyakit Anda bertambah parah. Segeralah bertindak untuk menuntaskan masalah penyakit gula dengan cara mengurangi resiko diabetes seperti yang disebutkan diatas. Hidup sehat bebas dari diabetes dimulai dari sekarang!