Beberapa Hal yang Sangat Rawan Dialami Oleh Penderita Diabetes

Bagi Anda para penderita diabetes melitus sangat rawan sekali mengalami masalah kesehatan lain yang semakin memperparah kondisi tubuh Anda. Untuk itu di artikel bagian ketiga ini akan membahas beberapa hal yang sangat rawan dialami oleh penderita diabetes. baca secara detail artikel ini untuk menemukan jawabannya. Ternyata Penderita Diabetes Melitus Rawan Terkena Stroke. Benarkah? Yang sebenarnya terjadi adalah memang diabetes melitus merupakan faktor penyebab munculnya penyakit stroke. Namun tak hanya diabetes saja, hipertensi merupakan awal penyebab seseorang terserang stroke. Jadi jika anda seseorang yang mengalami hipertensi, diabetes, obesitas, kolesterol LDL tinggi, dan seorang perokok Anda akan sangat beresiko terserang stroke. Stroke terjadi akibat banyaknya penumpukan radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh dan menimbulkan aterosklerosis. Dengan adanya diabetes akan dengan mudah terjadi komplikasi berupa pendarahan pada bagian pembuluh darah otak yang akan menyebabkan seseorang mengalami stroke disertai pendarahan. Data dari hasil penelitian menyebutkan, jika kadar gula darah seseorang berada diatas 200 mg/dl akan sangat meningkatkan resiko pendarahan sebesar 25%. Hal-Hal yang Harus Dimiliki Penderita Diabetes Agar Tidak Terserang Stroke • Kadar kolesterol jahat (LDL) dibawah 100 mg/dl • Kadar kolesterol baik (HDL) diatas 40 mg/dl • Tekanan darah dibawah 130/80 mmHg • HbA1c dibawah 7% • Trigliserida dibawah 150 mg/dl Penderita Diabetes Juga Rawan Mengalami Luka Memborok Di kaki Penderita diabetes memanglah sangat rentan terserang masalah kaki. Dan sejauh ini ada 2 masalah kaki yang sering di alami penderita diabetes, yaitu: – Borok, kulit atau lapisan lendir yang mengalami kerusakan akibat peradangan dan infeksi. Biasanya membentuk luka menyerupai kawah. – Gangren, adanya beberapa jaringan pada kaki yang mengalami kematian fungsi dan berujung pada pembusukan. Hal ini disebabkan oleh beberapa jaringan yang kehilangan pasokan darah ataupun terinfeksi. Selain itu, adanya rasa kebas pada daerah kaki merupakan sesuatu yang berbahaya. Alasannya, jika penderita mengalami rasa kebas di kaki, ia tidak akan dapat merasakan bahwa kakinya sedang terluka ataupun mengalami infeksi sehingga tidak dilakukan penanganan. Infeksi sendiri bisa menyebabkan munculnya borok, jika tidak segera dirawat atau di atasi dengan obat tradisional diabetes basah dengan benar borok tersebut bisa menjadi gangren. Oleh karena itu, menjaga kebersihan kaki sangat penting untuk dilakukan. Penyakit Diabetes Juga Dapat Menurunkan Fungsi Seksual Pria Dan Wanita Faktanya sekitar 3% penderita diabetes pria mengalami penurunan fungsi seksual. Adapun sebabnya adalah: • Ketidakmampuan Mencapai Ereksi Seperti yang diketahui penyakit pembuluh darah sangat sering menyerang penderita diabetes. Dan yang terjadi pada pria penderita diabetes salah satunya adalah kekuatan ereksi yang berkurang sebagai akibat dari banyaknya penumpukan lemak pada dinding pembuluh darah penis. • Ketidaknyamanan yang Dirasakan Oleh Tubuh Tentu tubuh yang merasa tidak nyaman akan menurunkan gairah seksual. Masalah ini terjadi akibat penderita diabetes tidak dapat mengontrol kadar gulanya dengan benar. • Infeksi Jamur Pada Ujung Penis Sangat sering diderita pada pria...

Read More

Fakta: Ternyata Bahaya Diabetes Melitus Bisa Menyebabkan Komplikasi yang Mematikan

Bahaya diabetes merupakan pembahasan bagian kedua setelah membahas komplikasi dan akibatnya. Di artikel ini kami akan mengupas secara tuntas beberapa penyakit mematikan yang disebabkan oleh diabetes. Bahaya penyakit diabetes memang sudah banyak diketahui orang. Namun tahukah anda jika bahaya diabetes melitus yang paling membahayakan adalah timbulnya komplikasi penyakit lain? Jika anda sudah mengetahui sekilas atau belum sama sekali mari simak informasi detailnya hanya di artikel ini. Komplikasi Kronis Penyakit Diabetes Secara umum komplikasi kronis diabetes sering ditemukan atau terjadi pada ginjal, jantung, peredaran darah, mata, saraf bahkan kulit. Hal ini terjadi akibat kebanyakan dari penderita diabetes tidak menyadari bahwa dirinya sedang mengidap diabetes. alhasil penderita tidak melakukan upaya-upaya seperti merubah gaya hidup dan mengontrol asupan gula. Ketika terjadi seperti ini bahaya diabetes yang akan muncul pertama kali adalah meningkatnya kadar gula darah. Dari sinilah awal semua komplikasi penyakit kronis itu muncul. Komplikasi pada penderita diabetes tidak bisa dianggap sepele. Sangat berbahaya, oleh karena itu penderita diabetes sangat diwajibkan mengetahui cara mengatasi gula darah mengontrol kadar gula darahnya secara ketat. Apa saja komplikasi kronis yang merupakan bahaya diabetes? Bahaya Diabetes Dapat Menimbulkan Komplikasi Penyakit Jantung Seperti yang sudah dijelaskan diatas, diabetes dapat menyebabkan komplikasi kronis berupa gangguan pada organ jantung dan pembuluh darah. Berikut beberapa gangguan jantung yang dipicu oleh diabetes: • Mendapatkan serangan jantung ( acute myocardial infarction) • Penyakit jantung koroner • Nyeri dada (angina) • Hipertensi Penyebab beberapa gangguan jantung diatas adalah adanya penumpukan lemak pada dinding pembuluh darah yang rusak akibat penyakit diabetes. adanya penumpukan lemak ini akan berakibat pada tersumbatnya aliran darah yang menuju ke jantung. Dan sudah dapat dipastikan tekanan darah akan segera melonjak naik secara drastis. Perlu diketahui jika hambatan lemak ini terjadi pada bagian pembuluh darah otak, maka munculnya penyakit stroke pun tidak dapat dihindari. Macam-Macam Keluhan atau Gejala Penyakit Jantung: • Nyeri dada • Sakit kepala • Berkeringat banyak • Sesak napas • Detak jantung cepat Khusus untuk gejala nyeri di dada, hal ini bisa juga tidak dirasakan para penderita. Alasannya karena saraf yang bertugas menghantarkan rasa nyeri mengalami kerusakan. Inilah yang terkadang membuat para ahli medis salah mendiagnosis. Penyakit jantung koroner (PJK) merupakan penyakit jantung paling terkenal. PJK disebabkan oleh adanya pembuluh darah koroner yang tidak bisa mensuplai darah ke otot jantung akibat adanya penyumbatan. PJK sering terjadi pada penderita diabetes tipe 2, namun sekarang PJK juga bisa menyerang penderita diabetes tipe 1 yang mayoritas penderitanya berusia muda bahkan kanak-kanak. Beberapa Faktor Timbulnya PJK Pada Penderita Diabetes • Hipertensi • Kolesterol • Obesitas • Pengkonsumsi rokok dan alkohol • Gula darah tidak terkontrol Selain Penyakit Jantung, Ternyata Komplikasi Diabetes Juga Berakibat Pada Kerusakan Ginjal (Nephropathy). Bahaya penyakit diabetes ternyata bisa menjadi pemicu penyakit gagal ginjal yang paling sering. Kerusakan pada...

Read More

Wasapada! Bahaya Gangguan Mata Akibat Kencing Manis

Tahukah anda bahwa ada satu lagi masalah yang cukup menakutkan akibat kencing manis? Seorang penderita penyakit kencing manis atau diabetes melitus sangat berpotensi mengalami berbagai macam gangguan pada organ mata. Ternyata organ mata juga dapat mengalami kerusakan akibat tingginya kadar gula darah. Resiko tersebut semakin meningkat apabila anda sudah menderita penyakit diabetes melitus kurang lebih selama 15 tahun. Bagi anda yang menderita penyakit diabetes melitus, sebaiknya anda mulai waspada dan mengenal lebih lanjut mengenai beberapa macam gangguan mata sebagai akibat kencing manis tersebut. Karena dengan mengenalnya, maka anda bisa jauh lebih waspada dengan kemunculan gangguan mata tersebut. Apa Saja Gangguan Pada Organ Mata yang Muncul Akibat Kencing Manis? Dari hasil penelitian yang melibatkan beberapa penderita penyakit diabetes, ternyata ditemukan 3 jenis gangguan mata yang muncul akibat kencing manis. Seorang penderita penyakit diabetes melitus yang sudah menderita penyakit tersebut selama kurang lebih 15 tahun sangat berpotensi mengalami gangguan mata seperti: Retinopati Retinopati merupakan gangguan mata paling umum dialami oleh penderita penyakit diabetes melitus. Gangguan mata ini terjadi karena kerusakan retina mata. Retinopati beresiko dialami oleh penderita penyakit diabetes melitus tipe 1 maupun tipe 2. Beberapa orang yang mengalami masalah ini mengatakan awalnya sama sekali tidak merasakan gejala apapun. Namun setelah cukup lama, mereka mulai merasakan penurunan penglihatan, penglihatan menjadi keabu-abuan, bola mata sering merasa nyeri, seperti ada sarang laba-laba di penglihatan, dan masih banyak lagi. Katarak Selain retinopati, seorang penderita penyakit diabetes melitus juga sangat beresiko menderita katarak. Namun demikian, katarak masih bisa diatasi dengan cukup mudah. Seseorang yang menderita katarak bisa diatasi dengan melakukan pemasangan lensa di bola mata. Glaukoma Glaukoma bisa dikatakan sebagai gangguan mata paling berbahaya akibat kencing manis. Karena cukup banyak orang yang mengalami gangguan ini berakhir mengalami kebutaan total karena terlambat mengatasinya. Glaukoma bisa terjadi dikarenakan tingginya tekanan bola mata. Tekanan bola mata yang terlalu tinggi dapat merusak saraf mata yang mengakibatkan kebutaan total. Penderita diabetes melitus yang mengalami Glaukoma awalnya tidak merasakan gejala apapun. Karena itulah, banyak yang terlambat mengatasi gangguan mata ini.   Namun setelah beberapa lama, Glaukoma biasanya mulai menunjukkan gejala seperti sakit kepala dan juga muntah-muntah. Karena 3 jenis gangguan mata tersebut sangatlah berbahaya dan tentunya akan menambah penderitaan anda yang saat ini sudah menderita penyakit diabetes melitus, maka sebaiknya mulai mencegahnya. Untuk mencegah berbagai macam gangguan mata akibat kencing manis tersebut, kami sarankan anda untuk sebisa mungkin disiplin menjaga kadar gula darah anda. Selain itu, pastikan untuk rutin mengkonsumsi obat tradisional untuk diabetes basah dan memeriksakan kesehatan mata setahun...

Read More

Jangan Remehkan Masalah Kaki Diabet Anda!

Awas, masalah kaki diabetik mulai mengintai penderita penyakit diabetes melitus. Masalah ini dapat menyebabkan pembusukan pada bagian kaki bila diremehkan begitu saja. Cukup banyak penderita penyakit diabet yang harus kehilangan bagian kaki karena harus diamputasi. Tidak sedikit pula penderita diabet yang harus meninggal dunia karena terlambat mengatasi masalah kaki diabetik tersebut dengan cara pengobatan diabetes melitus. Melihat fakta tersebut, maka kami menyarankan anda yang saat ini menderita penyakit diabetes melitus untuk lebih waspada lagi. Bila anda belum mengenal masalah kaki diabetik tersebut, sebaiknya anda membaca artikel ini. Apa Itu Masalah Kaki Diabetik? Meskipun masalah kaki diabetik memang sudah cukup lama muncul, namun baru akhir-akhir ini mulai banyak yang mengalaminya. Masalah kaki yang disebabkan oleh penyakit diabetes melitus tersebut adalah masalah yang muncul disebabkan oleh luka di bagian kaki. Tentunya anda sudah mengetahui bukan bahwa penyembuhan luka pada penderita diabetes melitus sudah tidak lagi secepat orang normal pada umumnya. Karena itu, bila seorang penderita diabet terluka, maka luka tersebut bisa menimbulkan masalah yang cukup serius. Setidaknya ada 2 macam jenis masalah kaki diabetik yang sering sekali dialami oleh penderita penyakit diabetes melitus.   Berikut merupakan 2 macam masalah luka pada kaki yang akhirnya bisa menyebabkan masalah serius bagi penderita diabet: Borok Borok merupakan salah satu jenis luka yang biasa dimiliki oleh penderita diabet di bagian kaki. Borok berbentuk seperti kawah. Penyebab munculnya masalah ini adalah karena rusaknya jaringan kulit maupun lapisan lendir yang ada di bawah kulit. Gangren Selain borok, seorang penderita diabet juga berpotensi mengalami masalah gangren pada bagian kaki. Gangren bukan lagi sebuah masalah ringan bagi seorang penderita diabet. Karena masalah ini bisa saja menyebabkan pembusukan di bagian kaki. Gangren bisa terjadi karena adanya beberapa sel yang mati. Kematian sel tersebut dikarenakan hilangnya pasokan darah maupun karena infeksi. Siapa Saja yang Beresiko Mengalami Masalah Kaki Diabetik? Memang benar bahwa semua penderita penyakit diabetes melitus beresiko mengalami masalah kaki diabetik, namun ada beberapa penderita diabet yang memiliki resiko yang jauh lebih besar untuk mengalami masalah tersebut. Berikut adalah beberapa hal yang menyebabkan seorang penderita diabet semakin beresiko mengalami masalah kaki diabetik tersebut: Sudah memiliki luka di bagian kaki yang cukup serius sebelum menderita penyakit diabet. Menderita penyakit pembuluh darah di bagian tungkai kaki. Memiliki masalah kapalan di telapak kaki dan juga tungkai kaki. Sudah terlanjur menderita penyakit gagal ginjal kronis. Memiliki riwayat kadar gula darah yang cukup tinggi. Jarang membersihkan kaki. Bila anda memang memiliki beberapa faktor resiko tersebut, maka sebaiknya anda lebih meningkatkan kewaspadaan anda. Pastikan untuk berhati-hati agar jangan sampai kaki anda mengalami luka. Karena luka sekecil apapun sudah cukup untuk menimbulkan masalah kaki...

Read More

Mengapa Akibat Penyakit Gula Darah Tidak Terkontrol Dapat Menyebabkan Infeksi?

Tingkatkan kewaspadaan bagi anda yang sudah menderita penyakit diabetes melitus, karena ternyata akibat penyakit gula darah yang tidak terkontrol dapat menyebabkan munculnya masalah infeksi serius. Hal ini jelas semakin membahayakan kesehatan bagi penderita penyakit diabetes melitus. Selain itu, resiko dari masalah infeksi serius yang tidak ditangani dengan obat menurunkan gula darah tinggi juga dapat menyebabkan kematian. Karena itulah, jika saat ini anda masih menganggap penyakit diabetes melitus bukan penyakit berbahaya, coba pikirkan kembali mengenai hal tersebut. Untuk semakin meyakinkan anda bahwa memang benar akibat penyakit gula darah yang tidak terkontrol dapat menyebabkan munculnya masalah infeksi serius, Anda bisa membaca apa saja alasan masalah tersebut bisa muncul di sini. 2 Penyebab Masalah Infeksi Bisa Muncul Akibat Penyakit Gula Darah Mengenai mengapa masalah infeksi bisa saja muncul akibat penyakit gula darah yang tidak terkontrol tersebut dikarenakan adanya 2 macam penyebab. Berikut adalah 2 macam penyebab utama mengapa seorang penderita penyakit diabetes melitus bisa saja mengalami masalah infeksi yang cukup serius: Seorang penderita penyakit DM sering mengalami penurunan sistem kekebalan tubuh akibat kadar gula darah yang tinggi. Penurunan sistem kekebalan tubuh itulah yang menjadi penyebab mudahnya virus dan juga bakteri menyusup di dalam tubuh. Dengan mudahnya bakteri dan virus masuk di dalam tubuh, maka akan semakin mudah tubuh mengalami masalah infeksi. Seorang penderita penyakit diabetes melitus rentan mengalami kerusakan sistem saraf di dalam tubuh. Kerusakan sistem saraf yang biasa dialami oleh penderita penyakit diabetes melitus karena tingginya kadar gula darah juga semakin memperparah masalah kemunculan infeksi tersebut. Karena dengan rusaknya beberapa sistem saraf penting di dalam tubuh, maka kepekaan seorang penderita penyakit DM juga menurun. Dengan begitu, mereka menjadi semakin sulit merasakan bahwa akan adanya masalah infeksi yang muncul. Hal inilah yang sering membuat penderita penyakit diabetes melitus terlambat untuk mengatasi masalah infeksi dan berakhir meninggal dunia karena masalah infeksi yang sudah sangat parah. Gejala Seorang Penderita Diabetes Melitus yang Mengalami Infeksi Jika anda ingin mengetahui seperti apa gejala seorang penderita penyakit diabetes melitus yang mengalami infeksi, setiap orang mengalami gejala yang berbeda-beda tergantung dari bagian tubuh mana yang mengalami masalah infeksi tersebut. Bila masalah infeksi muncul pada bagian mulut maka penderitanya akan sering mengalami sariawan dan berbagai macam gangguan pada gigi. Jika masalah infeksi muncul pada kaki, maka akan muncul gejala seperti bengkak, rasa nyeri, bernanah, dan bahkan terjadi pembusukan jika tidak segera diatasi dengan benar. Selain itu, infeksi juga bisa saja terjadi di kandung kemih. Jika kandung kemih mengalami infeksi, biasanya akan terjadi gejala seperti tidak lancar buang air kecil dan sering terasa sakit ketika buang air kecil. Masih ada cukup banyak gejala yang bisa ditimbulkan dari masalah infeksi yang bisa saja muncul akibat penyakit gula darah. Karena itu, berhati-hatilah dengan penyakit diabetes...

Read More