Ternyata Jenis Olah Raga untuk Penderita Diabetes Ini yang Sesuai Dan Aman Dilakukan

Olah raga untuk penderita diabetes memang sangat disarankan untuk dilakukan. Namun perlu di ingat, penderita diabetes harus pintar dalam memilih jenis obat herbal penurun gula darah tinggi dan olahraga yang sesuai dengan kondisinya saat ini. Karena, jika penderita diabetes melakukan olahraga namun tidak disesuaikan dengan kondisi kesehatannya saat ini maka akan terjadi hal yang tidak diinginkan bahkan dapat menyebabkan kondisi semakin memburuk. Untuk itu bagi para penderita diabetes berikut ini adalah jenis-jenis olahraga yang sesuai dan aman untuk dilakukan. Selengkapnya hanya ada di artikel ini Manfaat Olah Raga untuk Penderita Diabetes Olahraga buat penderita diabetes bermanfaat untuk mengontrol kadar gula berlebih dalam tubuh. Selain itu, olahraga juga dapat bermanfaat untuk membakar lemak menjadi kalori. Dengan catatan, olahraga tersebut dilakukan secara baik, teratur, benar dan terukur. Jika penderita diabetes melakukan olahraga secara teratur, terukur, baik dan benar sesuai kondisinya, maka akan membantu untuk:  Mencegah diabetes sejak dini (bagi yang sangat beresiko terserang diabetes)  Memperbaiki sensitivitas insulin  Menurunkan tekanan darah tinggi  Mengurangi kolesterol jahat (LDL)  Mengurangi resiko penyakit jantung  Mengurangi kebutuhan obat  Menurunkan berat badan Tetapi tidak semua penderita diabetes melitus dapat melakukan aktivitas olahraga. Salah satunya yaitu penderita diabetes tipe 2 yang tidak menggunakan insulin. Jika penderita diabetes tipe 2 tersebut melakukan aktivitas olahraga maka akan beresiko mengalami cedera minimal. Beberapa Faktor Penting yang Perlu Diperhatikan Penderita Diabetes Sebelum Melakukan Olaharaga 1. Frekuensi Merupakan banyaknya aktivitas olahraga yang perlu dilakukan perminggu. Sebenarnya olah raga untuk penderita diabetes harus dilakukan secara teratur. Namun untuk penderita diabetes yang mengalami obesitas perlu melakukan olahraga setiap hari agar pemakaian kalori dapat dimaksimalkan untuk membantu menurunkan berat badan. 2. Intensitas Merupakan lamanya waktu yang diperlukan penderita diabetes dalam melakukan olahraga. Penderita diabetes melitus dianjurkan untuk melakukan latihan ringan hingga sedang agar dapat mencapai denyut nadi 50% – 75% denyut nadi maksimal. Hal ini ditujukan untuk memperbaiki sistem kardiorespirasi dan metabolisme. Adapun cara menghitung denyut nadi Anda adalah:  Usia 40 tahun Maka denyut nadi maksimal yang Anda miliki adalah 220 – 40 = 180. Berarti Anda harus berlatih dengan intensitas 50 – 75% dari 180. Ini artinya 90 – 135 denyut nadi per menit atau sekitar 22 – 34 denyut nadi per 15 detik. Pengukuran denyut nadi dilakukan sebanyak 3 kali, sebelum latihan, sesudah melakukan pemanasan, dan sesudah melakukan pendinginan. 3. Durasi Merupakan lamanya latihan dalam satu sesi. Waktu idealnya sekitar 20 menit hingga 60 menit. Namun bagi pemula cukup 10 menit saja setiap latihan. Khusus bagi pederita diabetes yang mengalami obesitas durasi latihan harus mencapai 60 menit. 4. Jenis Latihan Merupakan jenis olah raga untuk penderita diabetes yang dianjurkan. Jenis-jenis olahraga yang dianjurkan antara lain:  Jalan kaki  Aerobik  Renang  Sepeda  Senam Jenis olahraga...

Read More

Cara Pencegahan Penyakit Diabetes Melitus Terhadap Tubuh Anda Sesuai Dengan Tipenya

Pencegahan penyakit diabetes perlu dilakukan sedini mungkin. Mengapa demikian? Sebab jika pencegahan diabetes terlambat dilakukan maka penyakit diabetes akan memperburuk kondisi kesehatan secara cepat tanpa Anda sadari. Maka dari itu pencegahan terhadap penyakit diabetes sedini mungkin sangat perlu dilakukan. Jangan lagi menunggu diabetes datang menghampiri Anda, sediakanlah payung sebelum hujan. Berikut beberapa pencegahan diabetes sesuai dengan tipenya yang dapat dilakukan: Pencegahan Penyakit Diabetes Tipe 1 Diabetes tipe 1 terjadi akibat sel pankreas penghasil insulin tidak dapat melakukan tugasnya untuk memproduksi insulin yang mencukupi kebutuhan tubuh, sehingga terjadilah peningkatan kadar gula darah. Jadi untuk mencegah timbulnya penyakit diabetes tipe 1 dibutuhkan cara menurunkan gula darah dengan cepat dan aman secara ketat. Sekarang di negara-negara maju yang memiliki tingkat kasus diabetes tipe 1 sangat tinggi, sudah dilakukan cara pencegahan penyakit diabetes tipe 1 sedini mungkin. Caranya dengan melakukan pemeriksaan DNA atau biasa disebut test DNA pada anak-anak, dengan begitu akan diketahui ciri-ciri anak yang mudah terkena diabetes secara genetik. Jika memang anak tersebut terbukti mudah terkena diabetes melitus maka akan diberi vaksin pencegahan infeksi virus yang berakibat pada kerusakan pankreas, atau diberi obat nicotinamide agar sel beta pankreas terlindungi. Namun ada juga beberapa obat lain seperti steroid atau cytotoxic yang berguna untuk menghambat proses otoimun. Pencegahan Penyakit Diabetes Melitus Tipe 2 Untuk proses pencegahan penyakit diabetes tipe 2 tergolong mudah, sebab faktor dan resikonya sudah diketahui terlebih dulu. Diabetes melitus tipe 2 sangat identik muncul pada orang yang mengalami obesitas. Jadi bagi Anda yang ingin mencegah kemunculan diabetes tipe 2 Anda harus menghindari kebiasaan buruk yang menyebabkan munculnya penyakit tersebut yakni obesitas. Bagaimana cara mencegah kemunculan penyakit diabetes tipe 2 dan menghindari obesitas? Berikut adalah tips mencegah kemunculan diabetes tipe 2 dan menghindari obesitas, 1. Berat badan harus tetap ideal 2. Olahraga secara teratur 3. Atur pola makan dengan memilih menu yang rendah kalori 4. Body mass index (BMI) diturunkan mencapai 20-25 Jika Anda berhasil menjaga berat badan tetap ideal dengan memenuhi tips diatas, berarti Anda sudah turut melakukan pencegahan terhadap munculnya diabetes tipe 2 dan juga penyakit jantung. Mencegah Munculnya Diabetes Pada Ibu Hamil (Gestasional Diabetes) Seorang ibu hamil bisa terserang diabetes melitus meskipun sebelum masa kehamilan ia tidak menderita diabetes ataupun memiliki riwayat keluarga yang menderita diabetes. Diabetes gestasional menyerang ibu hamil yang memiliki kadar gula tinggi dan hal ini bisa berpengaruh pada janin yang di kandungnya. Ketika dilahirkan bayi tersebut akan memiliki berat badan abnormal yakni lebih besar dari ukuran normal bayi baru lahir. Untuk pencegahan penyakit diabetes gestasional ini sendiri dapat dilakukan dengan serutin mungkin memeriksakan kadar gula darah saat pergi ke dokter spesialis kandungan. Memeriksakan kadar gula darah untuk penderita diabetes gestasional sangat baik dilakukan pada usia kehamilan minggu ke-8 sampai ke-10. Namun jika seorang ibu...

Read More

Tips dan Cara Mengatasi Diabetes Militus dengan Aman

Apakah anda sedang mencari informasi tentang cara mengatasi diabetes militus yang anda derita? Jika iya, anda tidak perlu lagi mencari lagi. Karena di artikel ini, kami akan membahas informasi lengkap tentang tips mengatasi diabetes melitus sampai tuntas. Diabetes Melitus dan Penyebabnya Sebelum anda mencari cara mengatasi diabetes militus, ada baiknya jika anda mengetahui terlebih dahulu apa sebenarnya yang dimaksud dengan diabetes melitus itu sendiri. Diabetes Melitus atau sering juga dikenal dengan penyakit kencing manis atau penyakit gula merupakan salah satu penyakit kronis yang mematikan. Penyakit ini ditandai dengan meningkatnya gula dalam darah yang terjadi secara terus-menerus akibat dari adanya gangguan sistem metabolisme dalam tubuh. Gangguan ini dikarenakan oleh fungsi kerja ginjal yang rusak dan tidak dapat memproduksi hormon insulin sesuai dengan kebutuhan tubuh. Hormon insulin sendiri merupakan hormon yang digunakan untuk mengubah gula atau glukosa, protein, lemak maupun karbohidrat menjadi energi untuk beraktivitas. Dalam keadaan normal, glukosa yang ada dalam makanan akan diserap maksimal oleh tubuh dan diangkut melalui aliran darah. Kemudian glukosa dalam darah tersebut akan diubah menjadi energi oleh hormon insulin. Tetapi, pada penderita diabetes melitus, karena jumlah insulin yang dibutuhkan untuk proses tersebut tidak mencukupi, maka kadar gula atau glukosa berlebih akan mengendap dalam darah. Sehingga menyebabkan tekanan gula darah menjadi tinggi dan tidak dapat dikontrol sebagaimana mestinya. Diabetes melitus dibagi menjadi dua yaitu diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2. Diabetes tipe 1 merupakan sebuah tahap awal dari diabetes tipe 2. Selain itu penyebabnya dapat dikarenakan oleh faktor keturunan. Sedangkan diabetes tipe 2 sering dijumpai pada orang yang mengalami obesitas atau kegemukan akibat pola hidup tidak sehat yang dijalaninya. Ciri-ciri Penderita Penyakit Diabetes Melitus Pada penderita diabetes melitus, akan ditemukan tanda-tanda seperti : Mengalami kenaikan tekanan gula dalam darah yang lebih dari tekanan darah normal yaitu 150 mg/dL. Penderita diabetes melitus akan sering buang air kecil. Air urin yang dikeluarkan lebih banyak dari biasanya dan mengandung gula atau glukosa. Hal ini ditandai dengan urin yang dikerubuti semut. Mudah merasa lemas dan capek jika melakukan suatu aktivitas. Hal ini karena jumlah energi yang dihasilkan tubuh hanya sedikit akibat gangguan fungsi kerja organ pankreas. Akan sering merasa haus serta mudah lapar yang meningkat secara drastis. Mengalami penurunan berat badan secara terus-menerus tanpa tahu sebabnya. Apabila tergores atau luka sedikit saja akan susah dan lama sembuhnya. Mata mengalami rabun secara tiba-tiba Mudah terkena infeksi terutama pada kulit. Merasa kesemutan/ mati rasa pada ujung syaraf di telapak tangan dan kaki. Siapa saja yang dapat terkena penyakit Diabetes Melitus? Pada umumnya, penyakit diabetes akan menyerang orang dewasa atau lanjut usia yang menjalani pola hidup yang tidak sehat. Contoh dari pola tidak sehat tersebut seperti banyak merokok, minum minuman keras, minum minuman bersoda, suka begadang dan tidak mengontrol jenis makanan yang...

Read More

Cara Mengatasi Diabetes Kering dengan Sehat, Aman dan Terpercaya

Tahukan anda tentang cara mengatasi diabetes kering secara aman dan sehat? Jika anda masih bingung dan belum menemukan cara mengatasi penyakit diabetes kering yang anda derita saat ini, sebaiknya anda meluangkan waktu anda sebentar untuk membaca artikel ini sampai akhir. Apa itu Penyakit Diabetes Kering? Anda mungkin sering mendengar istilah-istilah seperti penyakit Diabetes, Diabetes kering, Diabetes basah, Kencing Manis, Kencing Gula, Penyakit Gula Kering atau Penyakit Gula basah. Dan mungkin anda juga menganggap bahwa semua istilah tersebut hanya istilah lain yang digunakan untuk menyebut penyakit diabetes. Namun sebenarnya penyakit Gula kering atau diabetes kering berbeda dengan penyakit gula basah atau diabetes basah. Mungkin masih sedikit dari masyarakat Indonesia yang tahu bahwa penyakit diabetes dibedakan menjadi dua tipe yaitu diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2. Penyakit diabetes kering adalah diabetes tipe 1 yang merupakan sebuah tahap awal dari penyakit diabetes basah atau diabetes tipe 2. Orang yang menderita penyakit diabetes kering masih dapat diobati dengan cara yang lebih mudah dan tidak memerlukan waktu yang lama. Sedangkan pada penderita diabetes basah, pengobatan yang harus dijalani akan lebih rumit dan juga memakan waktu yang lebih lama. Hal ini karena pada penderita penyakit diabetes basah, insulin dalam tubuh mereka sudah kebal terhadap gula darah. Dengan kata lain insulin dalam tubuh mereka sudah mengalami kerusakan. Dengan rusaknya insulin dalam tubuh, Glukosa dalam darah tidak dapat diubah menjadi energi untuk tubuh dan mengakibatkan terjadinya tumpukan gula dalam darah. Karena hal tersebut, akibatnya tekanan gula darah menjadi jauh lebih tinggi dibandingkan ukuran normal. Bagaimana Cara Mengatasi Diabetes Kering? Jika anda sudah terkena diabetes tipe 2, maka pengobatannya akan jauh lebih rumit dari pada pengobatan diabetes tipe 1. Cara pengobatannya dapat dengan cara mengkonsumsi obat-obatan baik dari dokter maupun obat-obatan herbal tradisional yang terbuat dari bahan-bahan alami. Selain itu anda perlu melakukan diet dan mengubah pola hidup anda mulai dari pola makan, pola istirahat atau pola pergaulan. Hal tersebut untuk membatasi jenis-jenis makanan yang boleh dikonsumsi oleh penderita diabetes basah dan juga untuk membatasi aktivitas penderita. Tujuan utamanya adalah untuk menjaga agar tekanan gula darah dalam tubuh tetap stabil. Namun jika anda baru terkena diabetes tipe satu alias diabetes kering, anda tidak perlu terlalu takut dan panik untuk mencari cara mengatasi diabetes kering tersebut. Karena diabetes tipe satu baru merupakan tahap awal yang dapat diobati dengan cara mengkonsumsi obat-obatan dari dokter atau obat herbal yang dapat membantu anda menjaga tekanan gula darah dalam tubuh. Obat Diabetes Kering Untuk beberapa lama, penyakit diabetes merupakan penyakit yang sangat berbahaya di kalangan masyarakat Indonesia dan belum ditemukan obatnya yang pas. Namun sekarang, baik melalui obat dokter maupun obat herbal tradisional, diabetes sudah bukan menjadi penyakit yang tidak dapat diatasi lagi. Salah satu cara mengatasi penyakit diabetes kering yaitu dengan...

Read More

Cara Mengatasi Penyakit Kencing Manis Terbaik – Khasiatnya Sangat Cepat Dan Terbukti Aman

Penyakit kencing manis atau diabetes melitus mengharuskan penderitanya sangat ketat dalam mengatur asupan makanan serta tanpa henti melakukan pengobatan sebagai salah satu cara mengatasi penyakit kencing manis. Mengapa kencing manis menjadi momok yang menyeramkan bagi kesehatan manusia? Lalu adakah obat untuk menyembuhkan penyakit kencing manis? Jawabannya dapat anda temukan dalam ulasan artikel ini. Silahkan menyimak. Resiko Pahit Penyakit Kencing Manis Penyakit kencing manis memang lebih akrab di telinga daripada diabetes melitus. Padahal keduanya adalah penyakit yang sama hanya dengan istilah yang berbeda. Ada dua jenis diabetes berdasarkan akar penyakitnya. Diabetes tipe 1 disebabkan karena adanya kerusakan sel sel pankreas sehingga tidak mampu menghasilkan zat insulin untuk mengontrol kadar gula dalam darah. Sementara diabetes tipe 2 disebabkan karena adanya sistem hormon dalam tubuh yang tidak seimbang. Seseorang yang menderita kencing manis tidak boleh terlalu capek karena badan akan terasa sangat lemas.   Sering terdapat kasus di mana penderita mengalami luka terbuka pada anggota gerak badan terutama kaki yang mengakibatkan bengkak dan tidak bisa kering yang mengharuskan dokter untuk menyarankan amputasi supaya infeksi tidak menyebar. Ada banyak sekali resiko pahit para penderita kencing manis. Mereka juga memiliki banyak sekali pantangan dan keharusan yang tidak boleh dilanggar, seperti asupan makanan yang tanpa gula serta obat-obatan dokter dan injeksi rutin insulin. Cara mengatasi penyakit kencing manis dengan obat-obatan dari dokter ternyata hanya mampu mengurangi kadar gula dalam darah, namun tidak sampai mengatasi akar penyakit kencing manis. Cara Mengatasi Penyakit Kencing Manis Dengan Obat Herbal Obat-obatan herbal telah dipercaya sejak jaman dulu mampu menyembuhkan penyakit yang dialami oleh manusia. Sayangnya dengan kemajuan teknologi yang semakin pesat dan gaya hidup yang semakin praktis, manusia kini malas untuk mengolah bahan bahan herbal menjadi obat mujarab untuk kesembuhan penyakitnya. Pilihan obat-obatan kimia yang praktis menjadi idola untuk kesembuhan. Oleh karena itu, para ahli melakukan berbagai riset guna menemukan cara cepat mengatasi kencing manis dengan bahan bahan herbal. Cara cepat untuk mengatasi kencing manis banyak yang beranggapan hanya dengan injeksi insulin dan konsumsi obat-obatan dokter. Sayangnya kedua cara itu tidak bisa mengatasi akar penyakit kencing manis. Nah, obat-obatan herbal yang diuji melalui riset berkesinambungan akan mampu untuk mengatasi akar permasalahan penyakit diabetes dengan memperbaiki sel Beta pankreas serta menyeimbangkan sistem hormonal. Tahitian Noni Mengatasi Kencing Manis Dengan Cara Efektif Telah banyak sekali dilakukan riset oleh para ahli di bidangnya untuk menciptakan sebuah ramuan herbal yang berkhasiat mengatasi kencing manis. Pasalnya penderita kencing manis atau diabetes selama ini harus terus ditopang dengan injeksi insulin maupun obat diabetes serta mengontrol asupan makanan secara ketat. Kerja keras para ahli berbuah manis, karena telah ditemukan zat Iridoid yang terkandung dalam buah Noni dari Tahiti. Selanjutnya kebaikan buah Noni ini dikemas dalam kemasan minuman kesehatan Tahitian Noni yang telah diakui dunia. Beberapa hasil...

Read More

Mekanisme dan Faktor yang Mempengaruhi Keefektifan Obat Tradisional Diabetes Melitus Tipe 2

Diabetes melitus tipe 2 merupakan bagian dari penyakit diabetes melitus yang biasanya dialami oleh orang lanjut usia yang bisa dikarenakan akibat adanya resistensi insulin sehingga diperlukan obat tradisional diabetes melitus tipe 2 untuk dapat mengatasi hal tersebut. Mengatasi penyakit diabetes melitus dengan menggunakan obat tradisional diabetes paling ampuh memang bukanlah suatu hal yang baru dalam metode pengobatan penyakit ini karena saat ini banyak sekali obat-obatan dan metode yang dapat anda tempuh dengan menggunakan bahan herbal sebagai bahan utama dalam metode penyembuhan tersebut. Penggunaan bahan herbal dalam mengatasi penyakit diabetes melitus dikarenakan bahan herbal memang telah terbukti ampuh dan manjur serta tidak memiliki efek samping sehingga tidak heran jika banyak penderita diabetes melitus yang beralih untuk mengkonsumsi obat ini agar penyakitnya dapat diatasi secara tuntas. Berikut ini akan dijelaskan mengenai beberapa cara atau mekanisme obat herbal dalam mengatasi penyakit diabetes melitus dan faktor apa saja yang mempengaruhi keefektifan obat herbal dalam mengatasi penyakit tersebut. Mekanisme Obat Herbal dalam Mengatasi Penyakit Diabetes Melitus Tipe 2 Saat ini penggunaan obat herbal untuk mengatasi penyakit diabetes melitus makin meluas yang dapat membuktikan bahwa penggunaan obat herbal ini lebih efektif dan manjur jika dibandingkan dengan obat kimia. Selain memiliki tingkat keefektifan yang lebih jika dibandingkan dengan obat kimia, obat herbal ini juga tidak memiliki efek samping sehingga tidak akan menimbulkan gejala penyakit lainnya selama anda mengkonsumsi obat tersebut untuk mengatasi penyakit diabetes melitus. Setiap obat herbal yang digunakan untuk mengatasi penyakit ini memang memiliki cara atau mekanisme tersendiri dalam melawan sumber penyakit dari diabetes melitus. Cara atau mekanisme inilah yang membedakan tingkat keefektifan suatu obat herbal dalam mengatasi penyakit ini. Ada beberapa mekanisme obat herbal dalam mengatasi penyakit diabetes melitus tipe 2. Mekanisme yang pertama adalah dengan menunda penyerapan glukosa dalam perut. Perut merupakan salah satu bagian tubuh manusia yang banyak mengandung lemak dan berbagai zat lainnya yang sering kali tertimbun dalam bagian tubuh ini akibat zat tersebut tidak digunakan oleh tubuh untuk dikonversi menjadi energi. Jika glukosa yang terdapat di dalam perut ditunda penyerapannya maka kemungkinan penambahan glukosa dalam darah pun akan tertunda sehingga menurunkan resiko terjadinya penyakit diabetes melitus tipe 2. Mekanisme yang kedua adalah peningkatan penggunaan glukosa. Mekanisme obat herbal ini sangat berguna dalam mengkonversi glukosa yang ada di dalam tubuh menjadi energi sehingga glukosa tersebut tidak tertimbun dalam tubuh yang tentu saja dapat menurunkan terjadinya penimbunan glukosa dalam darah. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya penurunan resiko terjadinya penyakit diabetes melitus tipe 2. Mekanisme yang ketiga adalah peningkatan sekresi insulin di dalam tubuh. Peningkatan sekresi ini sangat berguna dalam mengurangi jumlah glukosa di dalam darah sehingga menurunkan kandungannya yang juga dapat menurunkan kemungkinan terjadinya penyakit diabetes melitus. Ketiga mekanisme ini memang sangat baik untuk mengatasi penyakit ini sehingga anda perlu mengkonsumsi...

Read More