Mengupas Tuntas Masalah Komplikasi Akut Diabetes, Pengertian Hiperglikemia, Hipoglikemia dan DHS

Posted by in Informasi DM

Sampai saat ini banyak dari orang-orang yang belum mengetahui komplikasi akut diabetes, pengertian hiperglikemia, hipoglikemia dan DHS. Padahal semua itu sangat penting untuk diketahui secara detail.

Jika membahas penyakit diabetes tidak akan pernah ada habisnya. Oleh sebab itu artikel ini akan dibagi menjadi 4 bagian diantaranya: komplikasi dan akibatnya, komplikasi kronis diabetes, penderita diabetes rawan terhadap beberapa hal, dan cara mencegah komplikasi

Nah, untuk pembahasan pada artikel pertama kami akan mengupas secara tuntas masalah komplikasi akut diabetes, pengertian dari hiperglikemia, hipoglikemia dan DHS. Untuk mengetahui lebih detailnya baca artikel ini sampai selesai.

Definisi Komplikasi Akut Diabetes

komplKomplikasi akut diabetes disebabkan oleh keadaan kadar gula yang terlalu tinggi atau hiperglikemia dan kadar gula darah terlalu rendah atau hipoglikemia. Gejala tersebut terjadi secara mendadak dan termasuk parah.

Secara umum komplikasi akut diabetes terjadi pada beberapa bagian tubuh seperti kaki, kulit mulut, alat kelamin atau saluran kencing. Untuk kasus ini penderita diwajibkan pergi ke dokter agar segera dilakukan penanganan.

Pengertian Hipoglikemia Adalah

Hipoglikemia adalah keadaan dimana kadar gula darah dalam tubuh terlalu rendah dari batas normal yaitu dibawah 60 mg/dl. Akibatnya akan jadi sangat berbahaya jika tidak segera ditangani. seseorang yang bergantung pada suntik insulin, meminum obat anti diabetes, tidak makan atau terlambat makan, juga melakukan aktivitas olahraga yang berlebihan akan sangat beresiko mengalami hipoglikemia.

Untuk menghindari keadaan hipoglikemia Anda harus melakukan hal-hal dibawah ini:

• Mengatur waktu makan, hal ini dilakukan untuk mengimbangi suntikan insulin. Jadi jangan sampai Anda menyuntikkan insulin sebelum makan. Hal ini juga berlaku untuk Anda yang mengonsumsi obat antidiabetes sulfonylurea. Saran para ahli, makanlah sebanyak 3 kali dalam 1 hari ditambah camilan diantara jam makan utama. Camilan ini untuk menambah kalori agar mencukupi kebutuhan tubuh. Pilihlah camilan yang sehat seperti, buah segar dan sayuran segar atau setengah matang. Jangan mengonsumsi kue atau makanan lain yang mengandung lemak jenuh.

• Olahraga secara teratur untuk membakar lemak didalam tubuh. Untuk olahraga pilihlah yang sesuai dengan kondisi dan dosis obat supaya gula tetap terkontrol (normal). Selama satu minggu disarankan untuk melakukan olahraga jalan cepat sebanyak 3 kali selama 30 menit – 1 jam. Tetapi bagi Anda yang melakukan olahraga lebih dari waktu diatas, barengi juga dengan memeriksakan kadar gula secara rutin.

Keluhan hipoglikemia digolongkan menjadi 2 kategori, diantaranya:

hypo1. Gangguan fungsi intelektual: sakit kepala, pandangan kabur, lelah berkepanjangan, bahkan koma. Semua gejala ini diakibatkan oleh otak yang kekurangan energi.

2. Gejala fisik: denyut nadi semakin cepat, jantung berdebar dengan kuat, keluar keringat dingin, dan merasakan lapar setiap saat. Penyebabnya timbul akibat efek dari diproduksinya hormon adrenalin yang membuat kadar gula darah meningkat.

Anda bisa menandai semua gejala diatas sebagai berikut:

• Kadar gula darah 40-55 mg/dl: keringat dingin, sering lapar, gemetar, pandangan kabur

• Kadar gula darah kurang dari 40 mg/dl: berasa mabuk, mengantuk, sulit berbicara

• Kadar gula darah 20 mg/dl: kejang, pingsan, koma, dan meninggal

Pertolongan pertama yang dapat dilakukan adalah

• Mengonsumsi minuman manis (jus buah)

• Makanan berkarbohidrat (biskuit manis)

Jika anda sudah melakukannya dan dalam 15 menit tidak ada efek yang positif, segera periksakan diri Anda ke rumah sakit. Sebab kerusakan jaringan otak permanen yang tidak segera ditangani akan berakibat fatal. Para dokter Amerika menganjurkan penderita diabetes tipe 1 untuk selalu membawa bekal permen dan biskuit. Nah, berikutnya kami akan membahas pengertian hiperglikemia

Pengertian Hiperglikemia

Pengertian hiperglikemia adalah keadaan kadar gula darah yang terlalu tinggi dan bisa memicu timbulnya kondisi ketoasidosis diabetes (KAD). Penyebabnya terjadi akibat banyaknya asam di dalam darah yang berasal dari ketidak mampuan sel-sel otot menghasilkan energi.

Dampaknya tubuh akan bereaksi memecah lemak agar dapat menghasilkan energi. Namun hal tersebut menimbulkan efek samping yakni, terbentuknya asam racun dalam darah yang biasa disebut keton. Penderita diabetes tipe 1 sering mengalami hal ini, akibat lupa menyuntikkan insulin atau dosis insulinnya kurang. Namun, penderita diabetes tipe 2 juga bisa mengalami hal ini akibat infeksi dan stres berat. Berikut keluhan yang sering dialami penderita KAD:

Obat diabetes yang ampuh• Nafasnya berbau buah

• Sering mual dan muntah

• Nyeri perut

• Tidak nafsu makan

• Tingkat kesadaran menurun (bisa terjadi koma)

Namun sebelum itu sudah terjadi gejala banyak kencing, sering haus, dan mengalami luka yang sukar sembuh. Pemeriksaan kadar asam (keton) bisa Anda lakukan sendiri dengan membeli alat periksa kadar keton yang sudah tersebar di apotek terdekat. Setelah mengetahui pengertian hiperglikemia, berikut kami akan membahas masalah diabetic hypersonolar syndrome.

Apa itu Diabetic Hypersonolar Syndrome (DHS) ?

DHS adalah kondisi kadar gula yang melampaui batas normal (sangat tinggi) mencapai 600 mg/dl yang menyebabkan darah menjadi kental. Keadaan kadar gula yang sangat tinggi ini akan menarik air dari dalam sel dan membuangnya melalui organ ginjal. Dampaknya tubuh mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh akibat sering kencing.

Kondisi seperti ini sering ditemui pada penderita diabetes tipe 2 yang tidak bisa mengontrol kadar gula dengan benar. DHS bisa juga terjadi pada pengidap diabetes yang tidak mengetahui bahwa dirinya sedang menderita diabetes. Tetapi DHS juga bisa terjadi pada penderita stres berat, peminum alkohol, dan penderita infeksi.

Berikut ada beberapa keluhan yang sering dialami oleh penderita Diabetic Hypersonolar Syndrome:

1. Sering kencing

2. Sering merasakan kram di kaki

3. Denyut nadi cepat

4. Sering merasa lemah dan lesu

5. Kejang-kejang yang berujung koma

Selain memperhatikan beberapa keluhan diatas, lakukan pemeriksaan kadar gula secara rutin agar Anda bisa mengetahui dengan pasti dan dapat segera melakukan pengobatan dengan obat gula darah alami jika memang terbukti menderita DHS. Semoga bermanfaat dan jangan sampai ketinggalan pembahasan selanjutnya!